Rentetan Teror yang Diterima Yama Carlos, Ibu Temannya Sesama Aktor Ikut Jadi Sasaran
Aktor Yama Carlos menerima teror secara beruntun di hari yang sama pada 25 Desember 2025.
Penulis:
Nanda Lusiana Saputri
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
- Aktor Yama Carlos menerima teror secara beruntun di hari yang sama pada 25 Desember 2025.
- Peneror bahkan mengambil alih nomor ponsel ibu teman Yama sesama aktor.
- Teror berlanjut dengan datangnya kiriman barang COD fiktif secara bertubi-tubi ke alamat Yama.
TRIBUNNEWS.COM - Aktor dan kreator konten Yama Carlos mengungkap teror yang dialaminya setelah mengunggah konten bernada satir tentang penanganan bencana di Sumatra.
Rentetan teror yang dialaminya terjadi beruntun di hari yang sama, yakni pada Kamis, 25 Desember 2025.
Teror yang dialaminya meliputi peretasan WhatsApp, ancaman hingga pengiriman barang Cash on Delivery (COD) fiktif bernilai jutaan rupiah.
Peristiwa bermula setelah Yama melakukan ibadah Natal pada Kamis pagi. Ia menerima rentetan panggilan telepon dari nomor tak dikenal.
Karena tidak diangkat, tak lama kemudian masuk pesan WhatsApp dengan nada mengancam.
Pesan WhatsApp itu berisi perintah agar Yama segera menghapus 12 konten TikTok yang diunggahnya dalam sepekan.
Belum sempat merespons pesan itu, Yama mendapat telepon dari seorang teman sesama aktor berinisial AB.
Yama belum lama mengenal aktor muda tersebut, mereka berkenalan setelah terlibat dalam satu proyek web series yang sama.
Dari percakapan itu, Yama mengetahui nomor WhatsApp ibu AB diduga telah diambil alih oleh pihak tak dikenal.
Melalui nomor ibu AB, peneror menyampaikan ancaman agar Yama menghapus 12 konten di akun TikTok.
Mendapat tekanan itu, Yama akhirnya menghapus konten yang dimaksud, meski peneror tidak secara spesifik menyebutkan konten mana yang dianggap bermasalah.
Baca juga: YLBHI Sebut Teror Kepada Aktivis dan Influencer Merupakan Pembungkaman Terhadap Kritik
"Ketika hari itu tanggal 25 Desember 2025, diteror nomor ibunya (teman saya) diambil alih, dia diancam suruh Yama menghapus 12 konten Tiktok seminggu terakhir."
"Dia (AB) langsung telepon saya saat itu. Ya karena saya mendapatkan tekanan psikis melalui ibunya teman saya ini saya hapuslah konten yang mungkin dimaksud peneror ini," kata Yama, dikutip Tribunnews dari YouTube Nusantara TV, Jumat (2/1/2026).
Tak lama setelah konten itu dihapus, nomor WhatsApp ibu AB kembali normal.
Pada hari yang sama, teror berlanjut dengan datangnya kiriman barang COD fiktif secara bertubi-tubi ke alamat Yama, dengan total mencapai jutaan rupiah.
Baca tanpa iklan