Profil dan Harta Fahri Hamzah, Rangkap Jabatan di Pemerintahan, Kena Sentil Said Didu
Polemik mencuat setelah Said Didu melontarkan kritik keras terhadap narasi kebangkitan nasional yang disampaikan Fahri Hamzah
Penulis:
Galuh Widya Wardani
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Said Didu menilai narasi Fahri Hamzah hanya meredam amarah publik dan melegitimasi kekuasaan, bahkan menyebut adanya “penjilat kekuasaan” yang tampil seolah pahlawan.
- Narasi kebangkitan nasional yang diunggah Fahri Hamzah di media sosial berisi pesan persatuan, kejayaan, dan gotong royong, namun memicu respons negatif publik.
- Di tengah polemik tersebut, publik menyoroti profil Fahri Hamzah sebagai politikus senior yang kini menjabat Wakil Menteri PKP sekaligus Komisaris BTN.
TRIBUNNEWS.COM - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, belakangan mendapatkan kritikan tajam dari birokrat senior, Muhammad Said Didu.
Kritikan itu disampaikan Said Didu karena ia menilai narasi yang disampaikan Fahri Hamzah seolah hanya untuk meredam amarah publik dan melegitimasi kekuasaan.
Fahri Hamzah sebelumnya mengunggah sebuah narasi tentang kebangkitan nasional di Twitter (X), @Fahrihamzah, Kamis (1/1/2026).
Narasi tersebut dipenuhi pesan persatuan, kejayaan, kemandirian bangsa, serta pentingnya gotong royong dan kolaborasi lintas generasi.
"Mari kita satukan langkah, dari ujung Aceh hingga Papua, untuk membangun peradaban yang tidak hanya modern secara fisik, tetapi juga luhur secara pekerti," demikian potongan narasi tentang kebangkitan nasional yang diunggah Fahri Hamzah.
Unggahan tersebut justru memicu komentar negatif publik, termasuk salah satunya Said Didu.
Membalas cuitan Fahri Hamzah, Said Didu melontarkan kritik keras dengan menyebut hadirnya “penjilat kekuasaan” yang mendukung “pengkhianat negara” dan merusak tatanan dengan seolah-olah tampil sebagai pahlawan.
"Setelah berada di jalan yang benar datanglah penjilat kekuasaan, mendukung para penghianat negara untuk merusak semuanya dengan seakan merekalah pahlawan- padahal mereka adalah perusak. Sejarah telah dan akan mencatat noktah sejarah masing-masing," tulis Said Didu, Jumat (2/1/2026), mengomentari unggahan Fahri Hamzah.
Sosok Fahri Hamzah pun dikulik publik, berikut pofil dan harta Fahri Hamzah sebagai pejabat negara.
Profil Fahri Hamzah
Fahri Hamzah merupakan seorang politikus yang lahir pada 10 November 1971 di Utan, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Baca juga: Program 3 Juta Rumah Dibahas di Forum Berani Bicara, Fahri Hamzah Paparkan Hal Ini
Melansir Tribunnewswiki.com, Fahri Hamzah lahir dari pasangan Hamzah (Ayah) dan ibunya bernama Nurjannah.
Ia termasuk keluarga yang mempunyai kehidupan sederhana.
Orang tuanya bekerja sebagai pembuat kopi tepal khas daerah Sumbawa.
Saat kecil, Fahri Hamzah pun setiap hari bertugas untuk menjual kopi yang diproduksi keluarganya tersebut ke pasar.
Ketika menduduki sekolah dasar atau SD, ia juga sering menjual permen di sekolahnya.
Baca tanpa iklan