Respons Zainal Arifin Mochtar atas Teror Oknum Mengaku Polisi, Kapolresta Yogya Angkat Bicara
Zainal Arifin Mochtar terima ancaman telepon diduga oknum polisi, Polresta Jogja pastikan itu penipuan.
Editor:
Glery Lazuardi
Sayangnya, penipuan serupa dibiarkan saja. Tidak ada upaya serius dari pemerintah untuk melakukan penegakan.
"Tapi bagaimana pun di negeri ini penipu macam begini terlalu diberi ruang bebas. Nyaris tidak pernah ada yang dikejar dengan serius. Data kita diperjualbelikan dan berbagai tindakan scam lainnya," ujarnya.
"Kepada para penipu, jangan jualan polisi untuk mengancam dan nakutin orang-orang tertentu.. Nggak akan ngefek," pungkasnya.
Baca juga: Nomor Ponsel Dicatut untuk Pinjol, Surya Saputra Alami Teror Debt Collector
Kapolresta Jogja Angkat Bicara
Diberitakan sebelumnya, telepon ancaman yang diterima Zainal Arifin Mochtar telah direspons kepolisian.
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, mengatakan nomor tersebut bukan lah milik anggota kepolisian Polresta Yogyakarta.
“Gak ada anggota Polresta Yogyakarta dengan nomor (Hp) itu, ini kami lagi dengan Kasat Reskrim,” terang Kapolresta, saat dihubungi Jumat (2/1/2026).
Eva Pandia mengklaim oknum tersebut sangat dimungkinkan hendak melakukan upaya penipuan terhadap Uceng.
Secara prosedur, Eva Pandia menegaskan apabila pihaknya ingin melakukan panggilan via sambungan telefon, nomor yang digunakan sudah pasti nomor resmi Polresta Yogyakarta.
“Kalau ada panggilan ke seseorang, kami pasti tertulis resmi mas, gak ada seperti itu. Mungkin mau menipu saja itu,” terang Kapolresta.
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com
Baca tanpa iklan