Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

BNPB Sebut Pembersihan Sekolah di Daerah Bencana Sumatra Terus Dilakukan

BNPB mengungkapkan bahwa pembersihan sekolah di daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terus dilakukan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in BNPB Sebut Pembersihan Sekolah di Daerah Bencana Sumatra Terus Dilakukan
Tangkapan Layar YouTube BNPB Indonesia
BENCANA DI SUMATRA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi (Kapusdatin) BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers yang tayang di YouTube BNPB Indonesia pada Minggu (4/1/2026). Ia menyebut, pembersihan sekolah di daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) terus dilakukan. 

Ringkasan Berita:
  • Pembersihan sekolah di daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) terus dilakukan.
  • Pembersihan juga dilakukan di fasilitas-fasilitas kesehatan meskipun secara umum layanan kesehatan sudah bisa berfungsi.
  • Selain itu, penyediaan air bersih untuk para korban bencana terus diupayakan dengan mobil tangki, toren, hidran, dan sumur bor.

TRIBUNNEWS.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa pembersihan sekolah di daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) terus dilakukan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi (Kapusdatin) BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers yang tayang di YouTube BNPB Indonesia pada Minggu (4/1/2026).

Sebagaimana diketahui, setelah menikmati masa libur akhir semester ganjil yang berlangsung hampir dua pekan, anak-anak akan mulai kembali masuk sekolah pada besok Senin, 5 Januari 2026.

"Besok adalah hari pertama sekolah, progres pembersihan sekolah masih terus dilakukan," ujar Abdul.

Pembersihan juga dilakukan di fasilitas-fasilitas kesehatan meskipun secara umum layanan kesehatan sudah bisa berfungsi.

"Demikian juga dengan fasilitas-fasilitas kesehatan RSUD dan seterusnya. Meskipun secara umum ini layanan sudah berfungsi," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, penyediaan air bersih untuk para korban bencana terus diupayakan dengan mobil tangki, toren, hidran, dan sumur bor.

Jumlah Korban

Berdasarkan data hingga Minggu, 4 Januari 2026, BNPB menyatakan korban jiwa bertambah hingga 1.177 orang.

Korban meninggal dunia terbanyak di Aceh mencapai 543 orang, disusul Sumut 370 orang dan Sumbar 264 orang.

"Jumlah total dari 3 provinsi, kemarin rekapitulasi kita pada pukul 16.00 WIB itu 1.167, hari ini bertambah 10, menjadi 1.177 jiwa meninggal dunia," papar Abdul.

Jumlah korban hilang diketahui berkurang 17 orang sehingga kini total korban hilang masih ada 148 orang. 

Baca juga: BNPB Pastikan Akses Jalan Nasional Terdampak Banjir di Sumatra Pulih 100 Persen

Dengan rincian, 31 orang di Aceh, 43 orang di Sumut, dan 74 orang di Sumbar.

Jumlah pengungsi juga menurun, kini total ada sebanyak 242.174 orang. 

Terbanyak di Aceh, yakni ada 217.780 orang, disusul Sumut sebanyak 13.540 orang, dan Sumbar 10.854 orang.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas