Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Retret Kabinet, Prabowo Bicara Soal Swasembada Beras, Program MBG hingga Pihak yang Nyinyir 

Prabowo pimpin retret kabinet di Hambalang, tekankan swasembada pangan-energi. Indonesia klaim cadangan beras tertinggi dan MBG jangkau 55 juta anak

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Retret Kabinet, Prabowo Bicara Soal Swasembada Beras, Program MBG hingga Pihak yang Nyinyir 
Tribunnews.com/Sekretariat Presiden
RETRET KABINET - Presiden Prabowo Subianto menggelar retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). Prabowo menggelar retret didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming. (Sekretariat Presiden). 

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan keheranannya terhadap pihak-pihak yang tidak tergerak hatinya melihat kebutuhan gizi anak-anak Indonesia. Padahal, berdasarkan kajian, rata-rata satu dari lima anak Indonesia mengalami kekurangan gizi.

Angka tersebut setara dengan 20 persen, bahkan mencapai 30 persen di beberapa daerah. Banyak anak yang tubuhnya sangat lemah sehingga tumbuh tidak normal. Selain itu, puluhan juta anak Indonesia juga berangkat ke sekolah tanpa makan pagi dan hanya makan nasi dengan daun.

“Saya tidak paham manusia macam apa yang tidak tergerak hatinya melihat anak-anak seperti itu. Saya tidak paham. Hei orang-orang pintar, hei orang-orang pintar yang mengejek, lihatlah dengan mata dan hati kalian rakyat kita, anak-anak itu. Saudara-saudara, percayalah kita berada di jalan yang benar. Di jalan membela keadilan, di jalan memberantas kemiskinan, di jalan menghilangkan kelaparan,” katanya.

Oleh karena itu, menurut Presiden, pemerintahan yang ia pimpin saat ini telah berada di jalan yang benar. Ia meminta para menteri dan kepala lembaga tidak takut dicaci dalam menjalankan program kerja.

"Saudara-saudara, percaya kita berada di jalan yang benar, di jalan membela keadilan, di jalan memberantas kemiskinan, di jalan menghilangkan kelaparan. Kita berada di jalan yang bersih dan suci, jalan yang diridai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, selama memiliki niat baik dan tidak melakukan kejahatan, maka tidak perlu ragu dan takut dalam mengambil keputusan.

Prabowo mengatakan pemerintahan yang ia pimpin menghadapi beragam penilaian, termasuk cacian dan fitnah. Mereka yang melontarkan hal tersebut tidak ingin rakyat Indonesia makmur dan sejahtera.

Rekomendasi Untuk Anda

“Banyak kekuatan yang memang berada di pihak yang senang hidup dalam alam penuh korupsi, penyelewengan, dan penipuan. Mereka ingin kaya di atas penderitaan rakyat kecil. Jadi kita harus siap kalau kita dihantam, difitnah, dan diejek. Terima itu sebagai kebanggaan,” kata Prabowo.

“Kalau orang jahat mengejek kita, berarti kita benar dan kita harus terus melaksanakan serta membela kebenaran,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas