Pengamat ISSES: Isu Alihmatra Rizki Juniansyah Bukan Anomali, Tapi Tak Boleh Dipermudah
Isu alihmatra atlet angkat besi yang direkrut menjadi perwira TNI Rizki Juniansyah dari TNI Angkatan Laut menjadi TNI Angkatan Darat.
Penulis:
Gita Irawan
Editor:
Wahyu Aji
"Harus ada tata kelola yang jelas, dasar kebutuhan organisasi yang kuat, serta keputusan yang akuntabel, supaya tidak menimbulkan persoalan profesionalisme maupun preseden yang keliru di kemudian hari," pungkasnya.
Diketahui, prestasi Rizki Juniansyah di SEA Games 2025 lah yang membuatnya bisa naik pangkat dua tingkat.
Ia berhasil meraih medali emas saat SEA Games 2025 dan memecahkan rekor dunia.
Hebatnya, Rizki memecahkan dua rekor dunia sekaligus saat angkatan clean and jerk seberat 205 kilogram, serta angkatan total seberat 365 kilogram.
Rekor yang diperoleh Rizki itu memecahkan rekornya sendiri saat mengikuti International Weightlifting Federation (IWF) di Forde, Norwegia, pada 7 Oktober 2025.
Dalam ajang tersebut, Rizki memecahkan rekor dunia dengan angkatan clean and jerk 204 kilogram, serta total angkatan 361 kilogram.
Baca juga: Lifter Rizki Juniansyah Dihadiahi Prabowo Kenaikan Pangkat 2 Tingkat, dari Letda Langsung ke Kapten
Selain kenaikan pangkat, Rizki juga diganjar bonus Rp1 miliar atas prestasinya di SEA Games 2025.
Baca tanpa iklan