Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Indro Warkop Sesalkan Pandji Dipolisikan: "Kemunduran Cara Berpikir”

Indro Warkop sesalkan laporan polisi atas Pandji. Materi stand up comedy dinilai merendahkan dan cenderung menimbulkan kegaduhan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Indro Warkop Sesalkan Pandji Dipolisikan:
Tangkapan layar YouTube Rasis Infotainment
Komedian Indro Warkop 

“Gue cuma mau bilang terima kasih untuk doanya, dukungannya. Banyak banget yang doain yang baik-baik ke gue. Gue juga baik-baik saja,” ujarnya.

Pandji Dipolisikan Usai Show Satire Politik

Pertunjukan Mens Rea digelar di Indonesia Arena, Senayan, pada 30 Agustus 2025 dan tayang digital di Netflix sejak 27 Desember 2025.

Show tersebut sempat menduduki peringkat pertama kategori TV Shows di Netflix karena mengulas isu sosial dan politik pasca-Pemilu 2024 dengan gaya satire tajam.

Namun, materi Pandji menuai kritik keras. Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada 7 Januari 2026.

Ketua Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menilai materi Pandji merendahkan dan menimbulkan kegaduhan.

“Menurut kami, beliau merendahkan dan cenderung menimbulkan kegaduhan, khususnya bagi kami sebagai anak muda Nahdliyin dan juga rekan-rekan dari anak muda Muhammadiyah,” ujar Rizki, dikutip dari tayangan KompasTV, Kamis (8/1/2026).

Polisi Analisis Barang Bukti Flashdisk

Polisi membenarkan adanya laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono. Selain memeriksa saksi, penyidik juga telah menerima barang bukti berupa rekaman digital dan tangkapan layar yang kini tengah dianalisis.

Rekomendasi Untuk Anda

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan proses penyelidikan akan dilakukan secara proporsional, profesional, dan transparan.

Selain laporan polisi, Pandji juga menerima somasi dari pendukung Dharma Pongrekun, purnawirawan perwira tinggi kepolisian yang pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024. Materi Pandji dianggap merendahkan sosok Dharma dan pilihan politik warga.

Kasus Pandji memperlihatkan rapuhnya logika publik di tengah perbedaan. Indro mengingatkan, persatuan bangsa jangan dikorbankan hanya karena sudut pandang yang berbeda.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas