Kisah Lengkap Perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Turunnya Perintah Salat
Kisah lengkap perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, dari Masjidil Haram hingga Sidratul Muntaha dan perintah salat.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Endra Kurniawan
Rasulullah SAW memilih susu, yang kemudian dijelaskan oleh Malaikat Jibril sebagai simbol kemurnian dan fitrah, yang menjadi ciri umat Islam.
Terima Perintah Salat
Pada puncak perjalanan Mi’raj, Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat langsung dari Allah SWT.
Awalnya, salat diwajibkan sebanyak 50 kali dalam sehari semalam. Namun atas saran Nabi Musa AS dan permohonan Nabi Muhammad SAW, jumlah tersebut diringankan hingga menjadi lima waktu, dengan pahala tetap setara lima puluh.
Keesokan harinya, Nabi Muhammad SAW menyampaikan peristiwa Isra Miraj kepada kaum Quraisy.
Sebagian besar dari mereka mengingkari dan menganggap kisah tersebut mustahil.
Bahkan, ada yang kembali murtad karena tidak percaya.
Namun, Abu Bakar Ash-Shiddiq dengan tegas membenarkan peristiwa tersebut.
Sikap inilah yang membuat Abu Bakar mendapat gelar Ash-Shiddiq, orang yang sangat membenarkan kebenaran.
Peristiwa Isra Miraj menjadi pengingat mendalam bagi umat Islam tentang pentingnya salat sebagai tiang agama.
Salat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi sarana untuk menjaga hubungan spiritual dengan Allah SWT, menumbuhkan ketenangan batin, dan memperkuat keimanan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
(Tribunnews.com/Widya)