Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
Live
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Purna Pekerja Migran Indonesia Bisa Manfaatkan Studio UMKM Digital untuk Wirausaha

Sebuah studio UMKM digital gratis di Kelapa Gading, Jakarta Utara, jadi salah satu upaya konkret mendorong Purna PMI beralih menjadi wirausahawan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Purna Pekerja Migran Indonesia Bisa Manfaatkan Studio UMKM Digital untuk Wirausaha
Istimewa
PURNA PMI - Suasana Kementerian PPMI dan pihak Naremax saat meninjau Studio UMKM Digital di Kelapa Gading. Studio ini disebut bukan sekadar fasilitas, melainkan jawaban atas tantangan pasca penempatan PMI, khususnya dalam menciptakan sumber penghidupan yang berkelanjutan. 
Memuat video…

Dalam peringatan Hari Migran Internasional di Jakarta, ia mengatakan bahwa berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI), jumlah penempatan pekerja migran hingga 15 Desember 2025 mencapai 286.422 atau 110,5 persen dari target 259.144.

Berdasarkan publikasi Kementerian P2MI (KP2MI), penempatan pekerja migran Indonesia masih didominasi sektor domestik sebesar 36,5 persen, diikuti sektor kesehatan 20,6 persen dan manufaktur 14,1 persen.

Negara tujuan penempatan masih didominasi Taiwan, Hong Kong, dan Malaysia.

Mengutip data Bank Indonesia, Mukhtarudin menambahkan bahwa total remitansi pekerja migran Indonesia hingga kuartal III 2025 mencapai Rp212 triliun, meningkat 38,6 persen dibandingkan Rp153 triliun sepanjang 2024.

Ia juga melaporkan bahwa hingga 30 November 2025, Kementerian P2MI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp70,65 miliar kepada 2.382 penerima manfaat.

Program KUR yang diluncurkan pada Agustus 2025 tersebut memiliki plafon maksimal Rp100 juta dan ditujukan sebagai pembiayaan modal kerja pada layanan penempatan pekerja migran Indonesia.

Dalam aspek pelindungan, Kementerian P2MI juga memperkuat upaya pencegahan keberangkatan nonprosedural.

Rekomendasi Untuk Anda

Tercatat sebanyak 6.525 calon pekerja migran ilegal berhasil dicegah keberangkatannya ke luar negeri pada periode 1 Januari hingga 14 Desember 2025.

Pencegahan tersebut dilakukan di pelabuhan-pelabuhan di provinsi perbatasan, antara lain Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Barat.

Menurut Mukhtarudin, kementeriannya juga menjalankan Program Desa Migran Emas di 70 desa yang tersebar di 17 kabupaten/kota di enam provinsi.

Program tersebut dirancang untuk mendekatkan ekosistem pelayanan kepada masyarakat melalui sosialisasi, edukasi, serta penyediaan informasi mengenai migrasi yang aman.

Dalam peringatan Hari Migran Internasional itu, ia menegaskan pentingnya menunjukkan komitmen Indonesia dalam upaya pelindungan pekerja migran.

Baca juga: Lindungi Pekerja Migran, Anak Usaha BPJS Teken MoU dengan Perusahaan Taiwan

"Keamanan pekerja migran adalah yang utama bagi kita," kata Mukhtarudin, seraya menegaskan bahwa pemerintah akan terus melindungi pekerja migran Indonesia di mana pun mereka berada.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas