Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

ReJO Apresiasi SP3 Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Sebut Jokowi Teladan Negarawan

SP3 Eggi & Damai lewat Restorative Justice, Jokowi maafkan, ReJO sebut tonggak persatuan & rekonsiliasi bangsa.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in ReJO Apresiasi SP3 Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Sebut Jokowi Teladan Negarawan
Tribunnews.com/Danang Triatmojo/TribunSolo/Ahmad Syarifudin
EGGI BERTEMU JOKOWI - Kolase foto tersangka pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Jokowi, Eggi Sudjana (kiri) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (kanan). Eggi Sudjana mendatangi rumah Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026) dan bertemu Jokowi. Momen hangat silaturahmi: Jokowi memaafkan Eggi & Damai, ReJO tegaskan rekonsiliasi jadi perekat persatuan nasional. 

Ringkasan Berita:
  • ReJO Prabowo–Gibran bersyukur atas SP3 Polda Metro Jaya terhadap Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis melalui Restorative Justice. 
  • Pertemuan dengan Jokowi di Solo jadi momen bersejarah rekonsiliasi, menunjukkan kebesaran jiwa Presiden ketujuh RI.

TRIBUNNEWS.COM - Relawan Jokowi–Prabowo–Gibran (ReJO Prabowo-Gibran) menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas diterbitkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) oleh Polda Metro Jaya terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis melalui mekanisme Restorative Justice, pada 15 Januari 2026.

ReJO menilai keputusan tersebut sebagai tonggak penting dalam upaya memperkuat persatuan nasional dan merajut kembali harmoni kebangsaan yang sempat terbelah oleh dinamika politik masa lalu.

Sejak Desember 2025, ReJO Prabowo-Gibran diketahui telah menjalin komunikasi intensif dengan Eggi Sudjana guna menjembatani proses silaturahmi dan penyampaian permohonan maaf kepada Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo.

Upaya tersebut dilakukan dengan penuh kehati-hatian, mengedepankan etika kebangsaan dan semangat persatuan.

Ketua Umum ReJO Prabowo-Gibran, Darmizal, bersama Sekretaris Jenderal Muhammad Rahmad, memainkan peran sentral dalam memfasilitasi proses rekonsiliasi tersebut.

Melalui pendekatan yang sabar dan bijaksana, keduanya berhasil mempertemukan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Joko Widodo di kediaman Presiden di Solo.

Rekomendasi Untuk Anda

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu disebut menjadi momen bersejarah, mencerminkan kedewasaan politik serta kematangan berbangsa dari seluruh pihak yang hadir.

Baca juga: Polda Metro Proses Permohonan RJ dari Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di Kasus Ijazah Jokowi

Kenegarawanan Joko Widodo

Dalam pertemuan tersebut, Joko Widodo menunjukkan kebesaran jiwa sebagai seorang negarawan. Dengan penuh ketulusan dan kelapangan hati, ia menyatakan kesediaannya untuk memaafkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis atas peristiwa yang terjadi di masa lalu.

Sikap tersebut dinilai ReJO sebagai teladan kepemimpinan yang mengutamakan persatuan bangsa di atas kepentingan pribadi. Kebesaran hati Jokowi disebut mencerminkan nilai luhur kepemimpinan nasional—tidak menyimpan dendam dan selalu membuka ruang rekonsiliasi bagi siapa pun yang datang dengan ketulusan.

“Beliau adalah negarawan sejati. Sikap memaafkan yang ditunjukkan menjadi perekat bangsa dan inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat,” demikian pernyataan ReJO Prabowo-Gibran.

Baca juga: Majelis KIP Nyatakan Ijazah Jokowi Informasi Terbuka, Kuasa Hukum: Dokumen Asli Dibuka di Pengadilan

Restorative Justice Berbasis Permaafan

ReJO meyakini pertemuan silaturahmi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting bagi Polda Metro Jaya dalam menerapkan mekanisme Restorative Justice hingga akhirnya menerbitkan SP3 terhadap perkara Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.

Kesediaan Joko Widodo untuk memberikan maaf membuka jalan bagi penyelesaian hukum yang berkeadilan, bermartabat, dan mengedepankan pemulihan hubungan sosial.

Pendekatan ini dinilai sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, musyawarah, dan semangat kebangsaan Indonesia.

ReJO Prabowo-Gibran menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada:

  • Joko Widodo, Presiden ketujuh RI, atas kebesaran jiwa dan kenegarawanan dalam memberikan maaf.
  • Polda Metro Jaya, atas profesionalisme dan kebijaksanaan dalam menuntaskan perkara melalui mekanisme Restorative Justice.
  • Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, atas keberanian dan ketulusan untuk bersilaturahmi dan menyampaikan permohonan maaf.
  • Tim penasihat hukum, atas dedikasi dan profesionalisme selama proses berlangsung.
  • Seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam mewujudkan rekonsiliasi nasional ini.
    Harapan ke Depan

ReJO Prabowo-Gibran berharap momentum silaturahmi dan permaafan ini menjadi titik awal penguatan persatuan bangsa di tengah dinamika politik yang kerap memanas.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas