Update Longsor Cisarua KBB: 83 Orang Masih Hilang, 7 Jenazah Sudah Teridentifikasi
Total 83 orang masih belum ditemukan buntut terjadinya longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Di sisi lain 7 jenazah sudah teridentifikasi.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Total 83 orang masih belum ditemukan dalam bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat per Minggu (25/1/2026).
- Menteri Pratikno menyebut pencarian akan terus dilakukan selama 24 jam non stop.
- Di sisi lain, total sudah ada 7 jenazah yang berhasil diidentifikasi.
- BMKG menyebut penyebab terjadinya longsor karena cuaca ekstrem dan kondisi tanah yang labil.
TRIBUNNEWS.COM - Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) masih menyisakan adanya korban yang belum ditemukan.
Dikutip dari Tribun Jabar, korban yang masih hilang hingga Minggu (25/1/2026) sebanyak 83 orang.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan masih banyaknya korban yang belum ditemukan karena beberapa kendala.
Contohnya adalah luas area terdampak yang mencapai lebih dari 2 kilometer.
"Berdasarkan perhitungan, jarak dari titik mahkota longsor hingga lidah longsoran terjauh mencapai 2.009 meter atau sekitar 2 kilometer. Ini area yang sangat luas untuk disisir," ujarnya.
Selain itu, Ade juga mengatakan kondisi material longsor yang berupa lumpur turut mempersulit mobilitas personel dan alat berat dalam melakukan pencarian.
Baca juga: Puluhan Orang Masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Longsor Cisarua Dikebut Siang Malam
Cuaca, sambungnya, turut menjadi penyebab lain terhambatnya pencarian korban.
"Kendala utama kami adalah ketergantungan pada cuaca. Lumpur yang masih basah dan labil sangat menyulitkan pekerjaan di lapangan."
"Kami berharap cuaca hari ini mendukung agar pencarian bisa lebih maksimal,"
Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, menegaskan bahwa pencarian korban akan dilakukan selama 24 jam non stop.
"Kita melakukan operasi SAR 24 jam nonstop, karena sekitar 83 warga yang masih dalam pencarian," kata Pratikno di Kantor Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Minggu.
Demi memaksimalkan pencarian korban, Pratikno mengatakan adanya pembagian lima klaster yakni kluster SAR, klaster kesehatan, klaster logistik, klaster perlindungan sosial, dan klaster infrastruktur.
7 Jenazah Sudah Teridentifikasi
Di sisi lain, total sudah ada tujuh korban yang berhasil diidentifikasi. Adapun proses tersebut dilakukan terhadap 16 kantong jenazah.
"Dari 16 kantong jenazah, ada tujuh telah berhasil diidentifikasi, sementara sisanya lainnya belum teridentifikasi atau masih dalam proses identifikasi," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan.
Hendra mengatakan proses identifikasi akan terus dilakukan dengan melibatkan tenaga medis dan dukungan teknologi.
Baca tanpa iklan