Profil Angga Raka Prabowo, Orang Dekat Prabowo yang Diisukan Jadi Menkomdigi
Berikut adalah profil Angga Raka Prabowo, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) yang diisukan akan menggantikan posisi Meutya Hafid.
Penulis:
Falza Fuadina
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto diisukan akan melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih.
- Salah satu pos yang diisukan akan dirombak adalah Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi).
- Namun, nama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo mencuat sebagai sosok yang disebut-sebut berpeluang menggantikan Meutya Hafid di posisi tersebut.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto diisukan akan melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih.
Salah satu pos yang diisukan akan dirombak adalah Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi).
Saat ini jabatan Menkomdigi dipegang oleh Meutya Hafid.
Namun, nama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo mencuat sebagai sosok yang disebut-sebut berpeluang menggantikan Meutya Hafid di posisi tersebut.
Lantas, siapa Angga Raka Prabowo? Berikut profilnya.
Profil Angga Raka Prabowo
Angga Raka Prabowo lahir di Jakarta pada 8 September 1989.
Ia merupakan lulusan S1 Hubungan Internasional Universitas Jayabaya.
Dalam kehidupan pribadinya, Angga telah menikah dengan Indri Septi Wulandari dan dikaruniai dua buah hati.
Angga diketahui telah bergabung sebagai kader Parta Gerindra sejak 2008.
Pada 2014, ia sempat menjadi sekretaris pribadi Prabowo Subianto.
Baca juga: Prabowo Dikabarkan Bakal Reshuffle Jilid 5, Bocoran Daftar Nama Menteri Diganti & Masuk Bursa
Selain itu, Angga juga pernah menjadi Kepala Departemen Sosial Media Partai Gerindra.
Kini, ia didapuk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal sekaligus Ketua Badan Komunikasi DPP partai tersebut.
Di sisi lain, pria berusia 36 tahun itu tercatat pernah menjadi Chief Executive Officer (CEO) Tabloid Independent Observer.
Tabloid Independent Observer merupakan media cetak dan daring berbahasa Inggris yang berbasis di Jakarta. Media ini menjadi sorotan publik karena keterkaitannya yang erat dengan lingkaran internal Presiden Prabowo Subianto.