Seskab Teddy Terima Mualem, Bahas Pemulihan Pascabencana di Aceh
Seskab Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu (28/1/2026).
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Suci BangunDS
Sementara penerima DTH tercatat 9.766 keluarga, dengan 2.559 rekening telah menerima pencairan.
Di Sumatra Utara, dari rencana 962 unit Huntara, sebanyak 557 unit telah selesai.
Penerima DTH tercatat 6.550 keluarga, dengan 1.688 keluarga sudah menerima dana.
Adapun di Sumatra Barat, dari 618 unit Huntara yang direncanakan, sebanyak 476 unit telah selesai.
Penerima DTH sebanyak 2.004 keluarga, dengan 1.685 keluarga telah menerima penyaluran.
Secara total, dari 17.231 unit Huntara yang direncanakan di tiga provinsi, sebanyak 4.281 unit telah selesai dibangun.
Sementara DTH yang telah tersalurkan kepada masyarakat mencapai 5.932 keluarga.
Selain hunian, Satgas juga melaporkan perkembangan fasilitas kesehatan terdampak.
Total terdapat 280 fasilitas kesehatan terdampak di tiga provinsi, terdiri dari 141 unit di Aceh, 67 unit di Sumatra Utara, dan 72 unit di Sumatra Barat.
“Seluruh Faskes, Rumah Sakit dan Puskesmas dalam kondisi fungsional,” kata Amran.
Ia menambahkan, hanya dua Puskesmas di Aceh yang masih memberikan pelayanan di luar gedung, yakni Puskesmas Lokop di Aceh Timur dan Puskesmas Jambur Lak-lak di Aceh Tenggara.
Di sektor konektivitas, jalan dan jembatan nasional di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dilaporkan telah berfungsi 100 persen. Untuk jalan daerah, Aceh telah berfungsi 90,68 persen, Sumatra Utara 96,89 persen, dan Sumatra Barat 88,2 persen.
Sementara itu, perbaikan jembatan daerah masih terus dikebut dengan progres berbeda di tiap wilayah.
Amran menegaskan, tidak ada batasan waktu penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi.
Menurutnya, penanganan akan dinyatakan selesai ketika seluruh indikator stabilitas daerah telah terpenuhi.
“Tidak ada batasan 4 bulan. Kami akan melihat sampai semuanya tuntas sampai stabil. Ketika semuanya sudah hijau, berarti kondisi daerah tersebut sudah normal,” tandasnya.
(Tribunnews.com/Deni/Igman)
Baca tanpa iklan