Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istana Respons Mundurnya Iman Rachman Dari Dirut BEI: Bentuk Pertanggungjawaban

Istana menghormati keputusan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman yang mundur dari jabatannya

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Istana Respons Mundurnya Iman Rachman Dari Dirut BEI: Bentuk Pertanggungjawaban
Tribunnews.com/Taufik Ismail
DIRUT BEI MUNDUR – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/1/2026). Ia menghormati keputusan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman yang mundur dari jabatannya. 

Ringkasan Berita:
  • Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman yang mundur dari jabatannya buntut IHSG anjlok
  • Istana sebut keputusan Iman Rachman yang mundur merupakan bagian dari tanggung jawab atas kondisi pasar
  • Anjloknya harga saham menjadi pelajaran untuk memperbaiki regulasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menghormati keputusan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman yang mundur dari jabatannya setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok selama dua hari terakhir, yang berujung pada penerapan trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham.

Menurut Prasetyo keputusan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab atas kondisi pasar yang terjadi.

“Ya tadi kan sudah disampaikan oleh Pak Menko. Kita tentunya menghormati keputusan itu,” ujar Prasetyo di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Prasetyo mengaku tidak mengetahui alasan pasti Imam mundur dari Dirut BEI.

Namun, berdasarkan pernyataan Dirut BEI, keputusan mundur diambil karena gejolak pasar saham.

“Kalau kita lihat dari statement-nya beliau, itu adalah bentuk pertanggungjawaban dari kejadian yang lalu,” katanya.

Baca juga: OJK Sebut Iman Rachman Mundur dari Jabatan Dirut BEI Tanpa Tekanan

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Prasetyo gejolak pasar yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak memengaruhi ekonomi nasional. Pasalnya kata dia Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat.

“Tapi sekali lagi, tadi semua sudah dijelaskan oleh Pak Menko, intinya fundamental kita kuat,” katanya.

Bagi pemerintah, kata Prasetyo, anjloknya harga saham menjadi pelajaran, terutama dalam memperbaiki regulasi.

Baca juga: Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Ketua OJK: Saya Tahu dari Youtube

“Bagi kita setiap peristiwa harus kita ambil hikmahnya. Peristiwa dua hari yang lalu ini kita ambil hikmahnya sebagai bagian dari ke depan kita menata regulasi kita,” kata Prasetyo.

Buntut IHSG Anjlok

Pada Jumat pagi ini, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri dari kursi bos BEI.

Keputusan tersebut diambil setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok selama dua hari terakhir, yang berujung pada penerapan trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham sebanyak dua kali.

"Teman-teman sudah mengikuti dua hari terakhir bagaimana kondisi market kita dua hari terakhir, walaupun kondisi kita hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya jawab," kata Iman.

"Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," lanjutnya.

Ia berharap keputusan dia mengundurkan diri merupakan yang terbaik untuk pasar modal.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas