Sosok Brigjen Pol Yulius Audie, Pilot Aktif yang Berperan Meredam Konflik Matel di Kalibata
Dalam video yang beredar ia mendorong penyelesaian melalui pendekatan dialog dan komunikasi antar pihak agar situasi tidak meluas
Penulis:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru berperan dalam meredam bentrokan mata elang di Kalibata melalui dialog dan pendekatan persuasif.
- Ia mengajak semua pihak menahan diri dan mengedepankan musyawarah untuk menjaga kondusivitas lingkungan.
- Selain itu, Audie dikenal berprestasi dalam reserse, misi kemanusiaan, serta olahraga ekstrem seperti terjun payung dan pilot aktif.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Masih ingat bentrokan mata elang (matel) yang terjadi di kawasan Kalibata beberapa bulan lalu?
Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru ikut berperan dalam meredam konflik tersebut.
Ia mendorong penyelesaian melalui pendekatan dialog dan komunikasi antar pihak agar situasi tidak meluas.
Dalam prosesnya, Audie mengajak semua pihak menahan diri dan mengedepankan musyawarah demi menjaga kondusivitas lingkungan.
Pendekatan persuasif yang ditempuh terbukti efektif menurunkan ketegangan pascabentrokan.
Jenderal Audie menjabat sebagai Kepala Pendidikan dan Pelatihan Khusus Jatanras (Kadiklatsusjatrans) Lemdiklat Polri sejak 20 September 2024.
Baca juga: Kasus Perampokan di Boyolali, Polisi Identifikasi Pelaku
Profil Singkat Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru
Jenderal Audie, panggilan akrabnya, merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996.
Lahir di Merauke, Papua, pada 24 Januari 1972, ia mengawali karier melalui jalur reserse.
Audie satu angkatan dengan sejumlah perwira tinggi Polri lain yang menempati posisi strategis, seperti Irjen Pol Jhonny Edison Isir (Kadiv Humas Polri) dan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo (Kapolda Jawa Tengah).
Karier Panjang di Dunia Reserse
Sebelum menjabat Kadiklatsusjatrans, ia mengemban tugas sebagai Kabagjatinter Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri.
Selama bertugas di Divhubinter, Audie mencatat sejumlah prestasi penting, khususnya dalam penanganan kejahatan lintas negara dan buronan internasional.
Beberapa kasus besar yang pernah ditanganinya antara lain Penangkapan Alice Guo, mantan Wali Kota Bamban, Filipina, yang masuk daftar buronan internasional;
memimpin operasi penangkapan Chaowalit Thongduang, buronan nomor satu Thailand, di Bali pada 25 Mei 2024.
Atas keberhasilan tersebut, ia mewakili Polri menerima penghargaan dari Pemerintah Thailand.
Ia juga berperan memulangan Christopher Steffanus Budianto, buronan kasus penggelapan mobil milik artis Jessica Iskandar, dari Thailand ke Indonesia.
Karier Yulius Audie Sonny Latuheru sudah cukup malang melintang di dunia Kepolisian tanah air.
Baca tanpa iklan