Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

10 Orang Terkaya di Indonesia 2025 Versi Forbes, Nomor 1 Hartono Bersaudara

Inilah daftar orang terkaya di Indonesia tahun 2025 menurut majalah Forbes. R. Budi Hartono dan Michael Hartono di peringkat pertama.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Saat ini, grup Sinar Mas mereka memiliki kepentingan di sektor kertas, real estat, layanan keuangan, layanan kesehatan, agribisnis, dan telekomunikasi.

Keluarga ini juga memiliki bisnis raksasa minyak sawit Golden Agri-Resources.

4) Low Tuck Kwong ($24,9 Miliar = Rp 417,65 Triliun)

Dikenal sebagai "Raja Batu Bara", Low Tuck Kwong yang lahir di Singapura adalah pendiri Bayan Resources, sebuah perusahaan pertambangan batu bara di Indonesia.

Ia juga mengendalikan perusahaan energi terbarukan Singapura, Metis Energy (sebelumnya dikenal sebagai Manhattan Resources), serta memiliki kepentingan di The Farrer Park Company dan Samindo Resources.

Low mendukung SEAX Global, yang sedang membangun sistem kabel bawah laut untuk konektivitas internet yang menghubungkan Singapura, Indonesia, dan Malaysia.

5) Anthoni Salim & Keluarga ($13,6 Miliar = Rp 228,11 Triliun)

Anthoni Salim memimpin Salim Group, dengan investasi di bidang pangan, ritel, perbankan, telekomunikasi, dan energi.

Salim adalah CEO Indofood, salah satu produsen mi instan terbesar di dunia. Keluarga Salim memiliki saham di perusahaan investasi yang terdaftar di bursa Hong Kong, First Pacific, yang memiliki kepentingan di Indofood dan perusahaan telekomunikasi Filipina, PLDT.

Rekomendasi Untuk Anda

Anthoni adalah putra bungsu dari mendiang Liem Sioe Liong, taipan yang selama puluhan tahun sangat dekat dengan Presiden Soeharto.

6) Otto Toto Sugiri ($11,3 Miliar = Rp 189,53 Triliun)

Otto Toto Sugiri adalah salah satu pendiri dan CEO DCI Indonesia. Ia mendirikan perusahaan tersebut pada tahun 2011 dan membangunnya menjadi salah satu operator pusat data (data center) terbesar di Indonesia.

DCI Indonesia melantai di bursa pada tahun 2021.

Sebelum DCI, Sugiri mendirikan Sigma Cipta Caraka pada tahun 1989, yang kemudian diakuisisi oleh Telkom Indonesia dan kini bernama Telkomsigma.

7) Tahir & Keluarga ($9,8 Miliar = Rp 164,38 Triliun)

Tahir adalah pendiri Mayapada Group, sebuah konglomerasi dengan kepentingan di bidang perbankan, layanan kesehatan, media, dan real estat.

Keluarga ini memiliki saham di Bank Mayapada dan Maha Properti Indonesia yang terdaftar di bursa.

Ia juga memiliki properti di Singapura, termasuk melalui perusahaan properti terdaftar MYP. Istrinya, Rosy, adalah putri dari taipan Indonesia, Mochtar Riady.

8) Marina Budiman ($8,2 Miliar = Rp 137,54 Triliun)

Marina Budiman adalah salah satu pendiri dan Presiden Komisaris perusahaan pusat data DCI Indonesia. Ia mendirikan DCI pada tahun 2011 bersama Otto Toto Sugiri dan Han Arming Hanafia.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas