Prabowo Soroti Rumah Beratap Seng: Panas, Berkarat, dan Kurang Indah hingga Canangkan Gentengisasi
Menurut Presiden, rumah dengan atap seng tersebut merusak keindahan. Rumah dengan atap seng juga merusak daya tarik turis
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto menyoroti masih banyaknya rumah di Indonesia yang menggunakan atap berbahan seng
- Padahal atap seng tersebut membuat suhu udara di dalam rumah panas
- Selain itu menurut Presiden, rumah dengan atap seng tersebut merusak keindahan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti masih banyaknya rumah di Indonesia yang menggunakan atap berbahan seng.
Padahal atap seng tersebut membuat suhu udara di dalam rumah panas.
Baca juga: Prabowo: Kalau Kader Gerindra Brengsek, Saya Tangkap
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
"Salah satu dalam rangka indah, saya lihat, Sudara-sudara, semua kota, semua kota kecamatan, hampir semua desa kita, sekarang maaf ya, terlalu banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga bekarat," katanya.
Baca juga: Presiden Prabowo Pertanyakan HAM dan Demokrasi yang Digaungkan Negara Besar
Selain itu menurut Presiden, rumah dengan atap seng tersebut merusak keindahan. Rumah dengan atap seng juga merusak daya tarik turis yang akan datang ke Indonesia.
"Indonesia harus indah. Rakyat kita harus bahagia," katanya.
Selain itu seng juga melambangkan degenerasi, bukan lambang kebangkitan. Oleh karena itu ia ingin Indonesia bebas dari rumah yang beratap seng dalam beberapa tahun mendatang.
"Karat itu lambang degenerasi. Kita, saya berharap dalam 2-3 tahun Indonesia tidak akan kelihatan lambang degenerasi. Bukan lambang kebangkitan. Indonesia bangkit. Indonesia harus kuat," katanya.
Untuk itu, Presiden akan menggalakan program Gentengisasi.
Gerakan tersebut yakni untuk mengganti atap rumah yang masih menggunakan seng dengan genteng berbahan tanah.
Presiden mengajak para kepala daerah untuk menyukseskan program tersebut.
"Jadi saudara-saudara, kita akan bantu saudara sebelum gentengisasi, sesudah gentengisasi. Ini serius ya, Bupati Wali Kota yang tidak mau kotanya indah, terserah, yang mau ayok bersama kita bikin kotamu indah, bikin kecamatanmu indah, bikin desamu indah," katanya.
Baca juga: Prabowo Punya Bukti Aksi Demo Ditunggangi Asing: Kalau Tidak Suka Saya, Silakan 2029 Bertarung
Untuk mempercepat proyek tersebut, kata Prabowo, nantinya koperasi desa merah putih yang ada di seluruh Indonesia akan dilengkapi dengan pabrik genteng.