Kakorlantas Ubah Citra Polantas: Dari Pengatur Jalan Jadi Pelayan Berempati
Kakorlantas luncurkan program “Polantas Menyapa dan Melayani” 2026, ubah citra polisi jalan jadi pelayan berempati dan humanis.
Editor:
Glery Lazuardi
Di antaranya dengan penerapan ETLE dan ETLE Drone Patrol Presisi.
Penegakan SOP yang ketat dan pendekatan humanis tetap menjadi pilar pendamping teknologi agar sistem ini tidak hanya dirasakan sebagai pengawasan, tapi juga sebagai bentuk keadilan bagi pengguna jalan.
Bagi Irjen Agus, teknologi ETLE bukan sekadar alat untuk menjaring pelanggar.
Lebih jauh, ia ingin membangun kesadaran bahwa perilaku di jalan raya adalah representasi dari peradaban sebuah negara.
"Keselamatan lalu lintas adalah yang utama. Lalu lintas adalah cermin budaya bangsa, maka patuh dan tertib berlalu lintas adalah kunci keselamatan di jalan," tegas Irjen Agus.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan ETLE Drone Patrol Presisi membantu pengawasan menjadi lebih luas, responsif, dan objektif.
Minimnya interaksi langsung antara petugas dan masyarakat diklaim mampu menjaga akuntabilitas penindakan.
Namun Irjen Agus mengingatkan bahwa secanggih apa pun teknologi, sentuhan kemanusiaan melalui sapaan yang tulus tetap tidak tergantikan.
"Intinya adalah menyapa dengan hati, melayani dengan profesional. Kita ingin masyarakat merasa Polantas adalah sahabat mereka dalam menjaga keselamatan," pungkasnya.