Momen Hasto Kristiyanto Jogging di Kota Samarinda, Singgung Pemimpin Miliki Visi Kerakyatan
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkapkan mengenai efektivitas kepemimpinan daerah dalam membangun fasilitas kota.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melakukan lari pagi 5 km di Samarinda untuk memantau langsung infrastruktur dan tata kota.
- Hasto menyebut kemajuan fasilitas dan penataan kota Samarinda sebagai bukti kepemimpinan daerah.
- Dia menekankan olahraga sebagai cara memahami kondisi sosial masyarakat sekaligus menjaga kesehatan pemimpin.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkapkan mengenai efektivitas kepemimpinan daerah dalam membangun fasilitas kota.
Menurut Hasto, pemimpin yang punya visi kerakyatan akan berhasil membangun kota/wilayahnya dengan baik.
Hal itu diungkapkan Hasto usai mengisi agenda kunjungannya di Kota Samarinda dengan melakukan olahraga lari pagi (jogging) bersama komunitas anak muda setempat, Selasa (3/2/2026).
Mengambil rute sepanjang 5 kilometer, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pemantauan langsung terhadap perkembangan infrastruktur dan tata kota di ibu kota Kalimantan Timur tersebut.
Rombongan memulai langkah dari Jalan Perniagaan didampingi sosok muda seperti Erwin Avietta dan Cintya Labetta. Jalur lari melintasi sejumlah titik strategis dan ikonik, mulai dari kawasan Teras Samarinda, depan Kantor Gubernur Kaltim, Taman Samarinda, hingga area RS Darjat.
Perjalanan berlanjut menyusuri Jalan Abdullah Hasan dan Jalan Kusuma Bangsa, sebelum berakhir di pusat perbelanjaan legendaris yang kini tampil dengan wajah baru, Citra Niaga.
"Pagi ini kami lari bukan sekadar untuk mencari keringat, tapi untuk melihat bagaimana peradaban sebuah kota itu tumbuh. Di Samarinda, kita bisa melihat kemajuan itu langsung dari hal yang sederhana seperti trotoar, drainage, dan kebersihannya. Jika trotoarnya sudah bagus dan nyaman bagi pejalan kaki, itu adalah ciri kemanusiaan dihargai," ujar Hasto.
Dia pun mendapat laporan soal kinerja dari Walikota Samarinda Andi Harun. Dimana, banyak kemajuan kota yang dilakukan.
"Hari ini saya turun langsung, melihat sendiri banyak kemajuan kota setelah dipimpin walikota sekarang. Keberhasilan menata kota adalah bukti kepemimpinan yang bervisi kerakyatan," lanjutnya.
Meski berhasil menuntaskan rute hingga finis, Hasto mengungkapkan bahwa dirinya melakukan kegiatan tersebut dalam kondisi fisik yang tidak sepenuhnya prima.
Dia mengaku sempat mengalami insiden kecil yang membuat bagian pahanya lebam.
"Tapi semangat anak-anak muda Samarinda ini menular, jadi tidak terasa tadi kita bisa selesaikan lari 5 kilometer dan jalan kaki sekitar 1 kilometer sampai ke Citra Niaga," jelasnya.
Rekor pribadi Hasto dalam dunia lari memang patut diacungi jempol. Di Borobudur Marathon 2025, ia berhasil menyelesaikan kategori 10K dengan catatan waktu 1 jam 21 menit—memecahkan rekor pribadinya yang sebelumnya 1 jam 28 menit di Victoria Run 2024.
Sebelumnya, Hasto melakukan kunjungan kerja sekaligus berolahraga di Pulau Rote, NTT, Makassar Sulawesi Selatan dan Pekanbaru, Riau.
Baca tanpa iklan