Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

PDIP Tunjuk Syaifuddin Zuhri Jadi Ketua DPRD Surabaya

PDIP menetapkan Syaifuddin Zuhri sebagai ketua DPRD Kota Surabaya menggantikan almarhum Adi Sutarwiyono.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Erik S
zoom-in PDIP Tunjuk Syaifuddin Zuhri Jadi Ketua DPRD Surabaya
HO/IST/Tribun Jatim Network/FaiqNuraini
Bendahara DPC PDIP Surabaya Syaifuddin Zuhri direkomendasikan partainya menjadi Ketua DPRD Surabaya menggantikan mendiang Adi Sutarwijono 
Ringkasan Berita:
  • DPP PDIP menetapkan Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Surabaya menggantikan almarhum Adi Sutarwiyono secara resmi.
  • Said Abdullah meminta Syaifuddin membangun sinergi kuat dengan wali kota, wakil wali kota, dan DPRD.
  • Ia menekankan amanah rakyat harus dijaga, serta kader PDIP wajib aspiratif dan terbuka terhadap kritik.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPP PDI Perjuangan (PDIP) menetapkan Syaifuddin Zuhri sebagai ketua DPRD Kota Surabaya menggantikan almarhum Adi Sutarwiyono.

"DPP PDIP memang telah memutuskan dan menetapkan Saudara Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya, yang menjadi hak PDIP," kata Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah kepada wartawan, Rabu (22/4/2026).

Said meminta Syaifuddin segera membangun sinergi yang kuat dengan jajaran eksekutif.

"Saudara Syafuddin Zuhri yang saat ini menjadi Sekretaris DPC PDIP Surabaya, kita minta bisa membangun sinergi yang bagus, antara Walikota, Wakil Walikota dan DPRD Kota Surabaya," ujarnya. 

Ia menegaskan, warga Kota Surabaya memberi amanah yang besar kepada PDIP. Oleh karena itu, Said tak mau partai berlambang banteng moncong putih itu dianggap tak amanah. 

"Oleh sebab itu, saya minta Saudara Syaifuddin Zuhri harus lebih aspiratif, menjadikan DPRD Kota Surabaya sebagai aspirator yang sebaik baiknya bagi warga Kota Surabaya," ucap Said.

Said meminta Syaifuddin Zuhri untuk lebih aspiratif dan menjadikan DPRD sebagai jembatan bagi suara masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jaga amanah rakyat yang dititipkan melalui PDIP di Surabaya. Jangan mempermalukan Partai dan kelembagaan DPRD Kota Surabaya yang terhormat. Jaga kehormatan itu sebaik mungkin," ungkapnya. 

Said menyebut Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia yang menjadi etalase berbagai aspek, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga demokrasi.

Baca juga: Viral Anak Bupati Malang Jadi Kepala Dinas, F-PDIP: Kalau Lahir di Solo Bisa Jadi Wapres

Masyarakat Surabaya pun dinilai sebagai warga yang cerdas dan terdidik. Hal ini menuntut tiga kader PDIP yang memegang posisi strategis (Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Ketua DPRD) untuk mampu menangkap denyut nadi keinginan rakyat.

Said menginstruksikan seluruh jajaran partai di Surabaya untuk "tegak lurus" dan
mengamankan keputusan DPP terkait penetapan Syaifuddin Zuhri.

"Saya minta segenap jajaran Partai tegak lurus mengamankan keputusan DPP Partai. Dan membantu kepemimpinan di eksekutif dan legislatif di Kota Surabaya sukses," tegasnya. 

Di sisi lain, Said menyatakan bahwa pihaknya selalu terbuka terhadap kritik, koreksi, dan evaluasi terhadap kinerja kader kader PDIP di Surabaya.

"Baik di eksekutif maupun legislatif, dan itu kami maknai sebagai kecintaan rakyat kepada PDIP dan Kota Surabaya," imbuhnya. 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas