Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Populer Nasional: OTT Ganda KPK - Rocky Gerung Sentil Prabowo soal Bocah NTT Akhiri Hidup

Berita nasional populer Tribunnews.com dalam 24 jam terakhir, ada OTT KPK di Banjarmasin dan Jakarta hingga reaksi Rocky Gerung.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini berita nasional populer Tribunnews.com dalam 24 jam terakhir, dirangkum pada Kamis (5/2/2026).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan giat Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta dan Banjarmasin.

Berita lainnya, Rocky Gerung menanggapi tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV SD di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lalu ada pula pandangan pengamat yang menyebut posisi PSI justru kian rapuh meski terus mengaitkan diri dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Informasi lainnya, sidang gugatan terkait UU Nomor 3 Tahun 2025 tentang Tentara Nasional Indonesia dan di Mahkamah Konstitusi (MK) berujung interupsi.

1) OTT Ganda KPK di Jakarta dan Banjarmasin

OTT KPK - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). Pada Rabu (4/2/2026), tim penindakan KPK menggelar dua OTT di dua lokasi berbeda secara bersamaan, yakni di Banjarmasin dan Jakarta.
OTT KPK - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). Pada Rabu (4/2/2026), tim penindakan KPK menggelar dua OTT di dua lokasi berbeda secara bersamaan, yakni di Banjarmasin dan Jakarta.(TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pergerakan masif dalam upaya pemberantasan korupsi. 

Pada Rabu (4/2/2026), tim penindakan lembaga antirasuah tersebut menggelar dua Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dua lokasi berbeda secara bersamaan, yakni di Banjarmasin dan Jakarta.

Rekomendasi Untuk Anda

OTT KPK dilakukan terhadap dua institusi di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yakni Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). 

Baca Selengkapnya

2) Rocky Gerung soal Bocah NTT Akhiri Hidup karena Tak Punya Buku

ROCKY GERUNG - Akademisi Rocky Gerung memberikan keterangan saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (4/8/2023). Kini ROcky Gerung sedang menyoroti kasus tragis anak SD di NTT nekat akhiri hidup karena tak dibelikan buku dan pena. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ROCKY GERUNG - Akademisi Rocky Gerung memberikan keterangan saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (4/8/2023). Kini ROcky Gerung sedang menyoroti kasus tragis anak SD di NTT nekat akhiri hidup karena tak dibelikan buku dan pena. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Akademisi Rocky Gerung menanggapi tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial YBS (10).

Kematian bocah tersebut, menjadi sorotan publik, sebab ia diduga mengakhiri hidup karena orang tuanya tak mampu membelikan buku dan pena.

Rocky menyebut peristiwa itu sebagai sinyal serius adanya persoalan mendasar dalam pengelolaan negara.

Ia mengaku, tersentak setelah membaca kabar tersebut dan menilai keputusan bocah tersebut adalah pilihan yang dibuat secara sadar demi keluarganya.

"Saya membaca berita di NTT, anak berusia 10 tahun memilih bun*h diri. Saya pakai kata memilih, untuk menyelamatkan hidup ibunya."

Baca Selengkapnya

3) Ambisi PSI Rebut Basis PDIP di Jateng-Bali Berisiko Gagal

RAKERNAS I PSI - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan arahan dalam penutupan Rakernas I PSI, di Sandeq Ballroom Claro Hotel, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026)
RAKERNAS I PSI - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan arahan dalam penutupan Rakernas I PSI, di Sandeq Ballroom Claro Hotel, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026). (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berambisi merebut basis suara PDIP di Jawa Tengah dan Bali. Namun, pengamat menilai langkah Kaesang Pangarep ini berisiko besar dan berpeluang gagal menghadapi dominasi PDIP menjelang Pemilu 2029.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai posisi PSI justru kian rapuh meski terus mengaitkan diri dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas