Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran Strategis

Bank Mandiri membukukan kinerja solid sepanjang 2025 dengan pertumbuhan kredit, digitalisasi, dan dukungan program pemerintah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Bank Mandiri Catat Fundamental Solid 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran Strategis
Dok. Bank Mandiri
KINERJA BANK MANDIRI - Manajemen Bank Mandiri memaparkan kinerja keuangan Triwulan IV 2025 dalam agenda paparan publik di Jakarta. 

Pada pilar Sustainable Operation, Bank Mandiri secara konsisten berproses untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) Operasional pada tahun 2030. 

Hal ini dilakukan melalui pemantauan jejak karbon digital, optimalisasi green building, penggunaan kendaraan listrik dan hybrid, serta pemasangan panel surya. 

Penguatan tata kelola juga dilakukan melalui peningkatan keamanan siber, perlindungan data nasabah, serta penerapan prinsip transparansi untuk menjaga kepercayaan pemangku kepentingan. 

Sementara itu, pada pilar Sustainability Beyond Banking, fokus Bank Mandiri diarahkan pada perluasan inklusi keuangan dan dampak sosial yang terukur. 

Hingga Desember 2025, sebanyak 62,7 persen pengguna Livin’ Merchant merupakan pelaku UMKM yang berdomisili di wilayah non-urban atau setara dengan sekitar 1,9 juta pengguna. 

Di sisi lain, pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) juga dirancang untuk menyasar masyarakat yang kurang terlayani, di mana hal ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). 

Komitmen keberlanjutan Bank Mandiri juga mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dalam peningkatan kesejahteraan rakyat, penguatan pendidikan, kesehatan, serta pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing. 

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagai hasil, berbagai upaya keberlanjutan ini mendapatkan pengakuan dari lembaga pemeringkat global, salah satunya melalui peningkatan skor ESG Risk Rating berdasarkan penilaian Sustainalytics yang mencapai kategori ‘negligible risk’ dengan skor 9,5 pada 2025 lalu. 

“Keberlanjutan kami posisikan sebagai fondasi strategi bisnis agar setiap pertumbuhan yang kami dorong mampu menciptakan dampak nyata serta nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” pungkas Riduan. 

Baca juga: Bank Mandiri Tingkatkan Akses Keuangan UMKM lewat Pembiayaan dan Digitalisasi

Sesuai Minatmu
Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas