Mentan Amran Tegaskan NTB Sebagai Pilar Pengembangan Bawang Putih dan Jagung Nasional
Mentan Amran menyebut hal ini berdasarkan besarnya potensi lahan, keunggulan agroklimat, dan kesiapan NTB untuk masuk ke fase hilirisasi pertanian.
Editor:
Content Writer
Pabrik pakan ternak tersebut diproyeksikan menjadi penyerap utama hasil panen jagung petani, menjaga stabilitas harga di tingkat produsen, serta mendukung pengembangan subsektor peternakan secara terintegrasi. Dengan kehadiran industri pakan di dalam wilayah, rantai pasok jagung hingga peternakan di NTB diharapkan semakin efisien dan berkelanjutan.
“Tolong kawal baik-baik jagung di sini, juga bawang putih. Ini masa depan NTB,” ujar Mentan Amran.
Baca juga: Kementan Siapkan 4 Juta Dosin Vaksin untuk Kendalikan PMK Hewan
Dengan potensi lahan yang besar, dukungan kebijakan nasional, serta dorongan hilirisasi melalui industri pakan ternak, NTB diproyeksikan menjadi sentra jagung, bawang putih, dan agroindustri nasional, sekaligus penopang utama swasembada pangan Indonesia yang berkelanjutan.
Di hadapan Gubernur NTB dan para kepala daerah, Mentan Amran menekankan bahwa pembangunan pertanian harus meninggalkan legacy atau warisan nyata bagi daerah dan masyarakat.
“Hidup sekali, kita akan dikubur nantinya. Manusia meninggalkan nama baik, meninggalkan legacy,” pungkasnya.(*)
Baca tanpa iklan