Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KSAD Angkat Bicara Soal Rencana Pengiriman Pasukan Board of Peace ke Gaza

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak angkat bicara soal rencana pengiriman pasukan TNI sebagai bagian Board of Peace (BoP) ke Gaza, Palestina.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • KSAD menyatakan TNI menunggu koordinasi, namun telah menyiapkan pasukan Board of Peace.
  • Board of Peace diinisiasi Donald Trump Januari 2026, Indonesia resmi bergabung sebagai anggota.
  • KSAD menegaskan waktu dan jumlah pasukan perdamaian Gaza belum dipastikan.

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak angkat bicara soal rencana pengiriman pasukan TNI sebagai bagian Board of Peace (BoP) ke Gaza, Palestina.

Board of Peace atau Dewan Perdamaian diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump 22 Januari 2026 pada momen World Economic Forum di Davos, Swiss.

Maruli mengungkapkan, TNI masih menunggu hasil koordinasi.

Namun, ia menyebut sudah ada persiapan yang dilakukan untuk menyiapkan pasukan sebagai bagian dari Board of Peace.

"Kami menunggu dari hasil koordinasi yang mengkoordinir di Gaza, nanti ke Mabes TNI, nanti ke Mabesad (Mabes TNI AD) nanti memerlukan personel berkarakter apa, nanti kami siapkan," ungkap Maruli seusai Rapat Pimpinan TNI Polri 2026 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Saat ditanya kapan pasukan perdamaian akan dikirimkan, Maruli menyebut bukan kapasitasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Lebih baik bertanya ke Mabes TNI supaya lebih jelas, kalau kami hanya penyiapan pasukan aja," ujarnya.

Pun dengan jumlah pasukan yang akan dikirim, Maruli menegaskan belum ada informasi terkait hal itu.

"Ya bisa satu brigadir 5000-8000 mungkin, tapi masih bernego semua, belum ada kepastian angka sampai sekarang."

"Belum bisa saya pastikan, saya bagian penyiapan," imbuhnya.

Baca juga: Rapim TNI-Polri di Istana, Prabowo Ingatkan Pentingnya Jaga Situasi Kamtibmas

Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza 

Indonesia resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang dibentuk Amerika Serikat.

Presiden RI Prabowo Subianto hadir langsung dalam forum tersebut dan berdiri sejajar dengan sejumlah pemimpin dunia saat peresmian keanggotaan diumumkan pada 22 Januari.

DEWAN PERDAMAIAN - Momen Presiden Prabowo Subianto menjabat tangan Presiden AS Donald Trump usai peresmian Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang diinisiasi AS di Swiss pada Kamis (22/1/2026).
DEWAN PERDAMAIAN - Momen Presiden Prabowo Subianto menjabat tangan Presiden AS Donald Trump usai peresmian Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang diinisiasi AS di Swiss pada Kamis (22/1/2026). (Dok White House)

Momen itu ditandai dengan interaksi langsung antara Prabowo dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keduanya berjabat tangan di atas panggung utama dengan latar biru bertuliskan “Board of Peace”.

Namun dalam pidato tersebut, Trump tidak secara spesifik menyinggung isu Palestina maupun konflik di Timur Tengah. Padahal, isu Palestina kerap menjadi perhatian dalam berbagai forum internasional termasuk Indonesia.

Bahkan sebelum pidato Trump, sejumlah pemimpin dunia sudah memaparkan pembangunan kembali Gaza, Palestina, usai dibombardir oleh Israel. Termasuk, jaminan keamanan maupun langkah bantuan krisis kemanusiaan yang masih dialami di Gaza.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas