Siti Zuhro: Presiden Prabowo Sebut Koruptor Perampok
Siti Zuhro menceritakan, Prabowo tidak lagi menggunakan istilah koruptor bagi para penilap uang negara, melainkan menyebutnya sebagai 'perampok'
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Muhammad Zulfikar
Tanya: Menurut Prof. Wiwik, apakah pertemuan dengan 5 tokoh dan Pak Prabowo ada gunanya?
Jawab: Kalau tidak diagendakan dan ndak ada pertemuan mungkin ndak ada gunanya. Karena kita pasti, kita ini ya, kita positif gitu, nawaitu kita bahwa kita harus cawe-cawe dalam keadaan Indonesia yang memang belum baik-baik saja, kan gitu.
Maka kita tidak pretending negara ini sudah settling in, kan gitu. Tidak. Bagaimana menjaga agar Pak Prabowo membuat satu kebijakan yang well on the right track, kan itu. Jangan sampai ada penyimpangan. Apalagi ternyata dibelokkan, kan itu.
Lah ini yang kita jaga betul. Kebutuhan nomor satu Indonesia adalah pemberantasan korupsi dan penegakan hukum. Berarti apa ini yang harus dilakukan? Ah kayaknya Pak Prabowo sudah me-list istilahnya gitu ya, apa-apa yang bisa dilakukan berkaitan dengan pemberantasan perampokan gitu ya aset negara ini gitu kan, yang dilakukan. (Tribun Network/ Yuda).
Baca tanpa iklan