Seskab Teddy Ungkap 8 Poin Taklimat Prabowo pada Rapim TNI-Polri
Seskab Teddy Indra Wijaya mengungkapkan arahan Presiden RI Prabowo Subianto kepada para peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Endra Kurniawan
Selain itu, Presiden Prabowo selalu menekankan pentingnya semua pihak untuk bersatu.
TNI-Polri diminta untuk merapatkan barisan, memperbaiki diri, dan bersatu untuk kepentingan bangsa dan negara.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang turut hadir mengatakan, pengarahan dari presiden bersifat umum, tetapi ada yang ditekankan khusus kepada masing-masing institusi.
“Pengarahan secara umum intinya beliau meminta untuk menjaga situasi keamanan, ketertiban, juga pertahanan negara dan geopolitik yang mungkin tidak jauh berbeda dengan arahan pada Rakornas di Sentul yang lalu, tetapi ada yang spesifik buat Polri dan TNI,” ujar Tito usai menghadiri Rapim TNI-Polri, Senin.
Purnawirawan jenderal polisi bintang empat itu menyatakan bahwa Prabowo meminta TNI-Polri untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Ada yang spesifik untuk Polri-TNI untuk menjaga situasi kamtibmas. Situasi geopolitik kita agar pembangunan kita tetap bisa berjalan dengan lancar," ujar Tito.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang turut hadir mengatakan, pengarahan dari presiden bersifat umum, tetapi ada yang ditekankan khusus kepada masing-masing institusi.
Baca juga: KSAD Ungkap Jumlah dan Unsur TNI yang Akan Berangkat ke Gaza: Mereka Sudah Latihan
“Pengarahan secara umum intinya beliau meminta untuk menjaga situasi keamanan, ketertiban, juga pertahanan negara dan geopolitik yang mungkin tidak jauh berbeda dengan arahan pada Rakornas di Sentul yang lalu, tetapi ada yang spesifik buat Polri dan TNI,” ujar Tito usai menghadiri Rapim TNI-Polri, Senin.
Purnawirawan jenderal polisi bintang empat itu menyatakan bahwa Prabowo meminta TNI-Polri untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Ada yang spesifik untuk Polri-TNI untuk menjaga situasi kamtibmas. Situasi geopolitik kita agar pembangunan kita tetap bisa berjalan dengan lancar," ujar Tito.
Terkait evaluasi yang disampaikan Prabowo, Tito menyatakan bahwa Presiden meminta TNI-Polri harus memperkuat postur pertahanan dan meningkatkan kepercayaan publik.
“Disampaikan bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada trust (kepercayaan) rakyat kepada negara. Jadi TNI harus menjadi tentara rakyat dan polisi pun harus menjadi polisi rakyat.
"Artinya TNI yang didukung oleh rakyat, dicintai oleh rakyat dan Polri yang didukung oleh rakyat, dicintai oleh rakyat juga pasti akan kuat,” ungkapnya.
(Tribunnews.com/Deni)
Baca tanpa iklan