Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Prabowo Marah Besar dan Mundurnya 5 Pejabat di Pasar Modal RI

Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan apa yang terjadi saat pasar modal bergejolak beberapa waktu lalu.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Prabowo Marah Besar dan Mundurnya 5 Pejabat di Pasar Modal RI
tangkapan layar/TVNU
PRESIDEN MARAH - Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutannya di acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). Prabowo diberitakan marah besar saat IHSG anjlok pada akhir Januari 2026 lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Lima pejabat pasar modal Indonesia mundur dari jabatannya pada Jumat 30 Januari 2026 lalu
  • Mereka mundur setelah dua hari berturut-turut setelah IHSG di BEI mengalami gejolak
  • Saat bursa saham mengalami gejolak, Presiden RI Prabowo Subianto sempat marah besar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumat (30/1/2026) lalu adalah hari yang 'kelam' di pasar modal Indonesia.

Dalam satu hari, lima orang pejabat pengawas pasar modal serentak mengundurkan diri.

Pengunduran diri itu diawali Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman.

Kemudian  disusul empat unsur pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni:

  • Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar
  • Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara
  • Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK) OJK Inarno Djajadi
  • Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) OJK Aditya Jayaantara.

Gara-gara IHGS Anjlok

Lima pejabat tersebut belum secara terperinci menjelaskan alasan pengunduran diri.

Namun pihak OJK menjelaskan pengunduran diri para pejabat itu dilakukan sebagai tanggung jawab moral OJK terhadap turunnya indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok dua har.

Rekomendasi Untuk Anda

Analis sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana sebagaimana dilansir Kompas.com menyebut mundurnya lima pejabat di pasar modal kala itu tak lepas dari  anjloknya IHSG dalam dua hari berturut-turut imbas dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Hal itu diperparah dengan keputusan Goldman Sachs dan UBS juga mengubah bobot pasar modal Indonesia.

"Dalam konteks ini, mundurnya Direktur Utama BEI dipandang sebagai bentuk tanggung jawab institusional sekaligus momentum evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan pasar modal Indonesia," ungkap dia.

Prabowo marah besar

Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan apa yang terjadi saat pasar modal bergejolak beberapa waktu lalu.

Menurut Hashim saat itu Presiden Prabowo Subianto marah besar.

Gejolak itu dinilai banyak merugikan investor ritel domestik dan bahkan mempertaruhkan kehormatan Indonesia.

“Jadi, saya mengambil kesempatan ini untuk mengatakan dengan tegas, Presiden Prabowo sangat marah. Beliau marah dengan apa yang terjadi minggu lalu, terutama dengan kehormatan negara kita yang dipertaruhkan,” ujar Hashim, dalam Asean Climate Forum (ACF) 2026, di Jakarta, Rabu (11/2/2026) kemarin. 

TAMBAH ANGGARAN - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo dalam acara Indonesia Economic Summit di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (19/2/2025). Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto menambah anggaran Makan Bergizi Gratis sebesar Rp 100 triliun.
 Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo dalam acara Indonesia Economic Summit di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (19/2/2025).  (Endrapta Pramudhiaz/Tribunnews)

Ia pun secara terbuka mengingatkan bila pemerintah memperketat pengawasan negarawan yang berkait dengan pasar modal di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

“Jadi saya tujukan ini kepada Anda, Pak Jeffrey (BEI) dan Anda Pak Hasan (OJK). Pemerintah akan mengawasi Anda dengan ketat, dan saya serius,” tegasnya. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas