Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Integrasikan AI dan ESG, UMN Luncurkan Program Doktor Manajemen Teknologi

Rektor UMN, Dr. Andrey Andoko, mengatakan Program DMT merupakan bagian dari roadmap jangka panjang penguatan riset di UMN. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Integrasikan AI dan ESG, UMN Luncurkan Program Doktor Manajemen Teknologi
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
DOKTOR MANAJEMEN TEKNOLOGI UMN - (Dari kiri) Dekan Fakultas Bisnis UMN Dr. Prio Utomo, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasionalisasi UMN Prof. Dr. Friska Natalia, S.Kom., M.T, mantan Rektor UMN Ninok Leksono; Rektor UMN Dr. Andrey Andoko, perwakilan LLDikti, serta CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama dalam Grand Launching Program Doktor Manajemen Teknologi UMN di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta, Kamis (12/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Hari ini, Universitas Multimedia Nusantara (UMN)  meluncurkan Program Doktor Manajemen Teknologi (DMT) dalam acara yang digelar di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta.
  • Rektor UMN, Dr. Andrey Andoko, mengatakan Program DMT merupakan bagian dari roadmap jangka panjang penguatan riset di UMN.
  • Prof. Dr. Friska Natalia, S.Kom., M.T., menegaskan bahwa pendekatan interdisipliner menjadi kekuatan utama program ini.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) resmi meluncurkan Program Doktor Manajemen Teknologi (DMT) dalam acara yang digelar di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Peresmian ini dihadiri jajaran Board of Directors Kompas Gramedia, pimpinan rektorat UMN, pimpinan fakultas, serta tamu undangan lainnya.

Peresmian program ditandai dengan pemukulan gong oleh jajaran Kompas Gramedia, Ketua Yayasan, dan rektorat UMN. 

Peluncuran Program DMT menjadi langkah strategis UMN dalam memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan pendidikan tinggi yang berkelanjutan di Indonesia, sekaligus menjawab tantangan global di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

Rektor UMN, Dr. Andrey Andoko, mengatakan Program DMT merupakan bagian dari roadmap jangka panjang penguatan riset di UMN. 

Menurutnya program ini bukan sekadar penambahan jenjang akademik, melainkan strategi membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sebagaimana suatu perguruan tinggi, program DMT menjadi salah satu rencana jangka panjang UMN. Program ini menggabungkan ilmu manajemen dan ilmu teknologi, tidak secara teknis tentunya, tetapi melihat perspektif teknologi saat ini yang kian pesat, salah satunya Artificial Intelligence (AI)," kata Andrey.

Program DMT, kata Andrey, berlandaskan visi Excellent Education With Strong Research. 

Riset bertaraf internasional

Melalui program ini, UMN menargetkan lahirnya riset bertaraf internasional yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat, industri, serta kebijakan publik.

"Dengan mengikuti program Doktor Manajemen Teknologi, tentu mahasiswa tidak hanya menghasilkan riset yang berdampak saja, tapi juga secara langsung mengasah kemampuan analisis, kemampuan conceptual thinking, professional skill, dan yang terpenting menjadi insan yang terus mau belajar (lifelong learner)," katanya. 

Andrey berharap lulusan Program DMT dapat menduduki posisi strategis di perusahaan maupun pemerintahan serta menerapkan strategi berbasis teknologi yang berdampak luas.

Acara juga diisi pemaparan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasional serta Dekan Fakultas Bisnis UMN.

Program DMT UMN dirancang dengan pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan manajemen strategis, teknologi digital, dan prinsip keberlanjutan. 

Kurikulum program ini mengadopsi perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan blockchain, serta mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam manajemen teknologi.

Gunakan pendekatan interdisipliner

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasionalisasi UMN, Prof. Dr. Friska Natalia, S.Kom., M.T., menegaskan bahwa pendekatan interdisipliner menjadi kekuatan utama program ini.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas