Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prabowo Akui 28 Ribu Siswa Keracunan MBG: Tapi 99,994 Persen Berhasil

Prabowo mengatakan sebagian besar 28 ribu rakyat yang keracunan MBG tidak perlu dirawat dan hanya sebagian kecil yang menjalani perawatan.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rifqah
Editor: Bobby Wiratama

"Semua yakin bahwa hasilnya langsung dibeli dan tidak jauh, karena di tiap kampung mereka bisa punya pasar tetap, pasar terjamin," kata Prabowo.

Hal tersebut, kata Prabowo, berhasil menumbuhkan ekonomi dari bawah.

"Para kepala daerah melaporkan bahwa mereka merasakan dinamisme dari bawah, ini hanya salah satu bukti awal dari 1 tahun kita bekerja dan ini akan terus kita buktikan dengan hasil nyata," tegasnya.

Prabowo Murka Diserang Habis-habisan Soal MBG

Saat meresmikan SPPG Polri, Prabowo secara terbuka menanggapi kritik yang beredar di ruang publik dan media sosial terkait program MBG yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah. 

Prabowo lantas meminta  Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari untuk menginventarisasi video-video yang menilai program tersebut gagal atau merendahkan bangsa, sebagai bentuk evaluasi sekaligus pembuktian terhadap kinerja pemerintah.

"Pak Qodari tolong dikumpulin ya video klip-video klip yang ramalkan kita pasti gagal, yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia," ujar Prabowo.

Mendengar arahan tersebut, Qodari yang sebelumnya duduk langsung berdiri dan memberikan gestur hormat, menandakan kesiapan menjalankan instruksi Presiden.

Rekomendasi Untuk Anda

Prabowo pun mengatakan bahwa dirinya tidak habis pikir dengan tudingan yang menyebut program MBG sebagai penghinaan. 

Menurutnya, program tersebut justru dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak secara merata.

Prabowo kemudian menyinggung perjalanan pengabdiannya sejak masih bertugas sebagai perwira militer. 

Dia mengaku sejak berpangkat Letnan Dua telah menanamkan komitmen untuk mengabdikan diri sepenuhnya kepada bangsa dan negara, termasuk kesiapan berkorban demi kepentingan rakyat.

"Saya siap mati untuk republik. Kok saya sampai hati mau menghina? Tidak. Saya, sisa-sisa hidup saya hanya untuk menyelamatkan dan membangun Republik Indonesia," tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan optimisme pemerintah dalam menjalankan program MBG yang ditargetkan mampu menjangkau hingga 82 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. 

Pemerintah, kata Prabowo, akan terus melakukan penguatan infrastruktur layanan gizi serta distribusi pangan agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.

Dia menegaskan, program MBG merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Saya ingin mati di atas jalan kebenaran, saya ingin mati membela kebenaran, keadilan, dan keselamatan rakyat. Kehormatan bagi seorang prajurit mati untuk rakyatnya. Masa saya mau menghina. Tapi sudahlah, sekarang kita buktikan bersama," pungkas Prabowo.

(Tribunnews.com/Rifqah/Taufik)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas