Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gagal Dapat Status P3K, Pendamping PKH Ini Dapat Bantuan Usaha dari Anggota Komisi VIII DPR

Azis menyerahkan bantuan kepada salah satu pendamping PKH yang memasuki masa purnatugas usai hampir dua dekade mendampingi keluarga penerima manfaat

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Sanusi
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Gagal Dapat Status P3K, Pendamping PKH Ini Dapat Bantuan Usaha dari Anggota Komisi VIII DPR
Tribunnews.com/HO
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Muhamad Abdul Azis Sefudin memberikan apresiasi kepada para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) 

Ringkasan Berita:
  • Peran pendamping sosial tidak mudah karena harus berhadapan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat
  • Azis menyerahkan bantuan kepada salah satu pendamping PKH yang memasuki masa purnatugas setelah hampir dua dekade

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Muhamad Abdul Azis Sefudin memberikan apresiasi kepada para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini menjadi ujung tombak penyaluran bantuan sosial pemerintah kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan silaturahmi sekaligus pemberian bantuan kepada pendamping PKH purnabakti di Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Cianjur Jawa Barat,  sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian panjang pekerja sosial di lapangan.

“Pendamping PKH ini bekerja langsung di tengah masyarakat. Mereka bukan hanya menyalurkan bantuan, tapi juga mendampingi, memberi pemahaman, bahkan sering menjadi tempat masyarakat mengadu,” kata Azis.

Menurut legislator asal daerah pemilihan Jawa Barat III (Kabupaten Cianjur-Kota Bogor) ini, peran pendamping sosial tidak mudah karena harus berhadapan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat, mulai dari kondisi geografis hingga tekanan sosial akibat kesalahpahaman soal penentuan penerima bantuan.

“Pengabdian mereka luar biasa. Banyak yang mengabdi bertahun-tahun dengan keterbatasan. Negara harus hadir memberi perhatian dan penghargaan,” kata Azis.

Sebagai bentuk kepedulian, Azis menyerahkan bantuan kepada salah satu pendamping PKH yang memasuki masa purnatugas setelah hampir dua dekade mendampingi keluarga penerima manfaat. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha agar tetap memiliki penghasilan setelah tidak lagi aktif bekerja.

Baca juga: Gus Ipul Minta Pendamping PKH Cek Langsung 11 Juta Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan

Rekomendasi Untuk Anda

“Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tapi bentuk penghormatan atas pengabdian panjangnya mendampingi masyarakat,” ucap politisi muda PDI Perjuangan ini.

Sementara itu penerima bantuan, Muhammad Suparman, pendamping PKH di Kecamatan Karang Tengah mengaku terharu atas perhatian yang diberikan. Ia telah menjadi pendamping PKH sejak 2007 dan baru saja purnatugas. 


Harapannya untuk memperoleh kepastian status kerja melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) juga belum terwujud, sehingga sempat mengalami ketidakpastian penghasilan.

“Ini merupakan anugerah dan kebahagiaan tersendiri bagi saya. Pada akhir masa pengabdian saya, beliau hadir memberikan perhatian dan bantuan. Saya sangat bahagia sekali,” katanya.

Suparman menuturkan selama mendampingi PKH ia merasakan langsung kebahagiaan masyarakat penerima bantuan, meski kerap menghadapi tudingan dan keluhan warga di lapangan.

“Kita bisa merasakan bagaimana masyarakat bahagia menerima bantuan. Ada nilai yang tidak bisa diuangkan. Kebahagiaan melihat mereka terbantu lebih besar dari sekadar gaji,” ujarnya.

Ia berencana memanfaatkan bantuan sebesar Rp10 juta tersebut sebagai modal usaha kecil, baik berdagang maupun beternak, untuk memenuhi kebutuhan keluarga setelah tidak lagi memiliki penghasilan tetap.

“Mudah-mudahan uang ini menjadi berkah dan berkembang menjadi penghasilan untuk keluarga. Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Muhamad Abdul Azis Sefudin,” tuturnya.

Suparman juga mendoakan agar Azis terus diberi kesehatan dan dapat memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas