Datangi Jembatan Ekoproyo Tegal Putus, Ketua MPR Minta Tanggul Diperkuat agar Warga Tak Terisolasi
Jembatan Ekoproyo putus diterjang Sungai Gung, warga Tegal terisolasi. Ketua MPR minta tanggul diperkuat, warga berharap akses vital kembali.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Jembatan vital roboh, akses warga langsung terputus
- Ketua MPR soroti tanggul sungai yang makin tergerus
- Harapan warga: jembatan segera dibangun ulang
TRIBUNNEWS.COM, TEGAL – Ketua MPR RI Ahmad Muzani meninjau langsung kondisi jembatan lama Ekoproyo di Desa Pesayangan, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang putus diterjang derasnya arus Sungai Gung, Senin (16/2/2026).
Dalam kunjungannya, Muzani menekankan pentingnya penguatan tanggul sebagai langkah darurat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan memastikan akses warga tidak kembali terputus.
Muzani menegaskan bahwa penguatan tanggul di sisi kanan dan kiri sungai harus segera dilakukan.
“Yang terpenting nomor satu adalah tanggul kanan-kiri. Karena itu bisa mengikis kanan-kiri sungai,” ujar Muzani di lokasi.
Ia menilai, tanpa perbaikan tanggul, pembangunan infrastruktur di atasnya akan berisiko terdampak kembali.
Selain tanggul, Muzani juga menyoroti harapan masyarakat agar Jembatan Ekoproyo dapat segera dibangun ulang.
“Yang kedua jika dimungkinkan, masyarakat tetap berharap ada jembatan yang dibangun ulang karena itu jembatan yang dipakai terutama oleh para pejalan kaki, sepeda, becak, dan seterusnya. Dan itu sudah kita sampaikan kepada Kementerian PU,” katanya.
Baca juga: Gaungkan Politik Ekologi, PDIP Desak Pemerintah Perkuat Mitigasi dan Teknologi Prediksi Bencana
Muzani memastikan aspirasi warga telah diteruskan kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kajian teknis.
Curah hujan tinggi sejak Selasa siang hingga Rabu dini hari (11/2/2026) memicu meluapnya Sungai Gung dan Sungai Kumisik. Kondisi ini menyebabkan banjir di beberapa titik Kecamatan Adiwerna dan Margasari, serta merobohkan Jembatan Lama Ekoproyo di Kecamatan Talang.
Turut hadir mendampingi Muzani, Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i, anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana dan Novita Wijayanti, anggota DPR RI Agung Widiyantoro, serta Abdul Fikri Faqih.
Robohnya Jembatan Ekoproyo bukan sekadar kerusakan infrastruktur, melainkan terputusnya nadi kehidupan warga. Harapan akan jembatan baru menjadi simbol kebutuhan akses yang aman dan berkelanjutan.
Baca tanpa iklan