Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Batik Tulis Senilai Rp1,3 Miliar di JCC Senayan Dicuri, Polisi: Ada Batik Pesanan Istana

Batik tulis Rp1,3 M dicuri di JCC Senayan. Polisi ungkap barang curian termasuk pesanan Istana dan koleksi karya Ady Sky.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Abdul Qodir
zoom-in Batik Tulis Senilai Rp1,3 Miliar di JCC Senayan Dicuri, Polisi: Ada Batik Pesanan Istana
Tangkapan layar YouTube Kompas TV
PENCURIAN BATIK TULIS – Aksi pencurian batik tulis senilai Rp1,3 miliar dalam pameran Inacraft di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, terekam kamera pengawas pada Selasa malam (3/2/2026). Polisi menyebut salah satu batik yang dicuri merupakan pesanan Istana Kepresidenan RI. 

Ringkasan Berita:
  • Batik pesanan istana ikut dicuri komplotan di JCC
  • Tiga pelaku ditangkap, satu di antaranya perempuan
  • Koleksi batik karya Ady Sky jadi barang bukti curian

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Batik tulis senilai Rp1,3 miliar raib dalam pameran Inacraft di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi menyebut salah satu batik yang dicuri merupakan pesanan Istana Kepresidenan RI.

Bagaimana aksi kejahatan terhadap batik pesanan Istana itu bisa terjadi?

Kronologi Kejadian

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, AKP Ikhsan Rangga, menjelaskan pencurian terjadi pada Selasa malam, 3 Februari 2026, di salah satu stan batik Solo.

Saat lokasi sepi, tiga pelaku beraksi dan membawa kabur koleksi batik berkualitas tinggi koleksi karya pengusaha Rahmad Aminadi alias Ady Sky.

Korban melaporkan kejadian sehari setelahnya ke Polsek Tanah Abang.

Polisi kemudian mengecek rekaman CCTV dan melakukan penyelidikan.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp1.376.000.000,” kata Ikhsan, Senin (16/2/2026).

Kronologi Penangkapan

AKP Ikhsan Rangga mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi dan melakukan identifikasi mendalam setelah laporan masuk.

Dari hasil penyelidikan, diketahui pelaku merupakan komplotan tiga orang yakni Ledy Dwanty Naema Koen, Krisantus Nomleni, dan Gelbeth Juliana Yunus.

"Tersangka sendiri ada tiga orang, satu orang perempuan dan dua laki-laki," jelas AKP Ikhsan, seperti dikutip Kompas Tv.

Penangkapan dilakukan pada Kamis (12/2/2026) di lokasi berbeda di Kota Bekasi, Jawa Barat. 

Polisi awalnya mendatangi rumah Ledy di Kota Bekasi dan menemukan batik hasil curian.

Ledy diamankan atas petunjuk dari suaminya.

"Pelaku Saudari Ledy Dwanty Naema Koen tidak ada di tempat, selanjutnya suami pelaku memberitahukan kediaman Saudari Ledy Dwanty Naema Koen, dan atas petunjuk suaminya sehingga pelaku Saudari Ledy Dwanty Naema Koen dapat diamankan," ujarnya.

Baca juga:  Polwan Dianita Dititipkan Koper Narkoba Eks Kapolres Bima Kota, Pesan ke Sekuriti: Tolong Matikan

Setelah itu, Ledy menunjukkan lokasi dua pelaku lainnya, Krisantus dan Gelbeth, yang berlokasi tak jauh dari kediamannya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas