Batik Tulis Senilai Rp1,3 Miliar di JCC Senayan Dicuri, Polisi: Ada Batik Pesanan Istana
Batik tulis Rp1,3 M dicuri di JCC Senayan. Polisi ungkap barang curian termasuk pesanan Istana dan koleksi karya Ady Sky.
Penulis:
Abdul Qodir
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ketiga pelaku kemudian dibawa ke Polsek Tanah Abang.
Batik Sudah Siap Dikirim
Dari rumah kontrakan tempat penangkapan, polisi menyita dua kontainer berisi baju dan kain batik, dua karung besar, dua koper, lima kantong plastik, tiga unit ponsel, serta satu mobil Toyota Cayla yang digunakan pelaku.
Barang curian itu bahkan sudah dipaketkan seolah siap dikirim, namun belum sempat dijual.
Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, menegaskan, “Benar sudah dilakukan penangkapan terhadap 3 orang tersangka pada tanggal 12 Februari 2026 dan kerugian sekitar Rp1,3 miliar."
Dua Kali Beraksi
Polisi mengungkap para pelaku bukan sekali beraksi.
Sebelumnya, mereka juga mencuri batik di JCC dengan kerugian sekitar Rp100 juta.
“Ini bukan kali pertama pelaku melakukan, jadi kemungkinan sudah mengetahui situasi yang memungkinkan mereka melakukan perbuatannya,” ujar Dhimas.
Motif Ekonomi
Ketiga pelaku diketahui berteman dan berasal dari daerah yang sama.
Polisi menduga motif ekonomi menjadi alasan utama pencurian.
“Motif ekonomi. Iya pertemanan asal satu daerah,” kata Dhimas.
Sorotan Budaya
Kasus ini menyita perhatian publik karena batik yang dicuri bukan sekadar kain bernilai tinggi, tetapi juga ada yang merupakan pesanan Istana.
Koleksi batik karya pengusaha Rahmad Aminadi alias Ady Sky ikut menjadi barang bukti curian, menambah sorotan pada kasus ini.
Batik sebagai warisan budaya bangsa kembali menjadi pusaran tindak kriminal.
Pesan Publik
Kasus pencurian batik di JCC ini menunjukkan bagaimana karya budaya bernilai tinggi bisa menjadi sasaran kejahatan.
Fakta bahwa salah satu batik curian merupakan pesanan Istana dan karya Ady Sky menambah bobot kasus ini, sekaligus menggugah kesadaran publik akan pentingnya menjaga warisan budaya.