PDIP Sebut Megawati Tetap Ingin Jaga Hubungan Baik dengan Prabowo
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan komitmennya tetap ingin menjaga hubungan baik dengan Presiden Prabowo Subianto.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Suci BangunDS
Ringkasan Berita:
- Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan komitmennya tetap ingin menjaga hubungan baik dengan Presiden Prabowo Subianto.
- Meskipun PDIP mengambil posisi di luar pemerintahan sebagai partai penyeimbang, tetapi hubungan dengan Prabowo harus tetap baik.
- Basarah menjelaskan bahwa Megawati tak ingin hubungan persahabatannya dengan Prabowo rusak gara-gara politik.
TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan komitmennya tetap ingin menjaga hubungan baik dengan Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan Ketua DPP PDI-P Ahmad Basarah saat ditemui di Makkah pada Senin (16/2/2026).
Meskipun PDIP mengambil posisi di luar pemerintahan sebagai partai penyeimbang, tetapi hubungan dengan Prabowo harus tetap baik.
"Dalam salah satu doanya, Ibu Mega memanjatkan doa kepada Allah Swt agar diberikan bimbingan, diberikan hidayah, dan diberikan kekuatan khususnya dalam kapasitas beliau sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang posisinya saat ini tidaklah mudah."
"Ya, di satu sisi Ibu Mega telah mengambil garis politik untuk menjadi partai politik di luar pemerintahan yang menjadi penyeimbang demokrasi bagi pemerintahan presiden, pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo," ujar Basarah dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV.
Basarah menjelaskan bahwa Megawati tak ingin hubungan persahabatannya dengan Prabowo rusak gara-gara politik.
"Tetapi di satu sisi Bu Mega juga tetap ingin menjaga komitmen persahabatannya, komitmen kemanusiaannya kepada Pak Prabowo, yang Ibu Mega mengatakan, 'Beliau adalah sahabat saya sejak dulu dan hubungan kami tidak ingin rusak hanya karena politik.'"
"Sehingga kemudian antara hubungan kemanusiaan dan hubungan politik ini Bu Mega berusaha untuk mencari titik-titik keseimbangan," ungkap Basarah.
Oleh karena itu, Megawati mengambil pilihan aktivitas partai yang langsung menyentuh pada persoalan masyarakat.
Basarah menyebut, banyak kader PDIP yang turun tangan membantu masyarakat yang sedang dilanda musibah.
"Jadi Bu Mega menurunkan tensi politik, kegiatan PDI Perjuangan langsung menyentuh kepada persoalan-persoalan dan permasalahan-permasalahan yang langsung dihadapi oleh masyarakat," tuturnya.
Baca juga: PDIP: Yang Penting Sekarang Kerja untuk Rakyat Dulu, Pemilu Masih Jauh
Menurutnya, aktivitas semacam itu secara tidak langsung akan membantu pemerintahan Prabowo dalam menjalankan tanggung jawabanya di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
"Saya kira itu adalah bentuk keseimbangan yang saat ini tengah diambil oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dalam meletakkan posisi PDI Perjuangan sebagai partai penyimbang agar demokrasi kita berjalan sehat."
"Tetapi di sisi lain, Ibu Mega juga tetap ingin menjaga hubungan baiknya dengan Pak Prabowo Subianto," ungkap Basarah.
PDIP: Yang Penting Sekarang Kerja untuk Rakyat Dulu
Terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa pembahasan mengenai Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 masih jauh.
Baca tanpa iklan