Riset UI Soal Program MBG Tahun 2025: 85,8 Persen Murid Nyatakan MBG Beri Pengalaman Menyenangkan
Riset yang dilakukan Laboratorium Sosiologi UI, melibatkan 334.128 murid dari 11.143 satuan pendidikan penerima manfaat di 29 provinsi.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 43,17 juta peserta didik telah menjadi penerima manfaat MBG dari total 53,4 juta peserta didik yang terdata dalam Dapodik
- Dari keterangan resmi Badan Gizi Nasional (BGN), hasilnya bahwa program andalan Presiden Prabowo ini menunjukkan dampak positif terhadap pemenuhan gizi dan semangat belajar murid
- Program ini dinilai membantu pemenuhan kebutuhan pangan bergizi, terutama bagi anak-anak dari kelompok sosial ekonomi rendah
TRIBUNEWS.COM,JAKARTA - Berikut temuan dari riset yang dilakukan bersama antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Laboratorium Sosiologi Universitas Indonesia (LabSosio UI) yang dilakukan sepanjang 2025 terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dari keterangan resmi Badan Gizi Nasional (BGN), hasilnya bahwa program andalan Presiden Prabowo ini menunjukkan dampak positif terhadap pemenuhan gizi dan semangat belajar murid.
Tercatat bahwa sebanyak 66,4 persen murid mengaku lebih bersemangat mengikuti pelajaran.
Program ini dinilai membantu pemenuhan kebutuhan pangan bergizi, terutama bagi anak-anak dari kelompok sosial ekonomi rendah, dengan skor persepsi mencapai 4,30.
Baca juga: Pemerintah Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas untuk MBG, Mendikdasmen Rinci Peruntukan Dana
Tak hanya soal gizi, pengalaman makan bersama di sekolah juga menjadi nilai tambah.
Sebanyak 85,8 persen murid menyatakan MBG memberikan pengalaman menyenangkan. Seperti saat makan bersama yang bisa membangun kebiasaan makan yang lebih teratur.
Dengan demikian, Program MBG dinilai perlu dijaga keberlanjutannya sekaligus ditingkatkan kualitas pelaksanaannya, baik dari aspek distribusi, mutu makanan, maupun pengawasan standar gizi.
Sebelumnya, Kemendikdasmen juga melakukan kajian evaluasi pelaksanaan dan dampak implementasi MBG di satuan pendidikan sepanjang 2025.
Riset tersebut melibatkan 334.128 murid dari 11.143 satuan pendidikan penerima manfaat di 29 provinsi.
Hasil kajian menunjukkan, 69,00 persen murid merasakan perbaikan dalam pola makan dan kualitas gizi.
Selain itu, 27,90 persen murid menjadi lebih fokus mengikuti pelajaran, 28,20 persen lebih semangat dalam kegiatan belajar, dan 25,70 persen lebih rajin masuk sekolah.
Bahkan, 12,50 persen murid dilaporkan menjadi lebih jarang sakit setelah rutin mengonsumsi MBG.
Data terbaru Kemendikdasmen per 18 Februari 2026 mencatat, sebanyak 43,17 juta peserta didik telah menjadi penerima manfaat MBG dari total 53,4 juta peserta didik yang terdata dalam Dapodik.
Capaian ini menunjukkan perluasan jangkauan program yang signifikan secara nasional.
Baca tanpa iklan