Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Makkiyati Sambil Menangis: Anak Saya Bukan Pembunuh

Menurutnya, sejak kecil hingga menempuh pendidikan tinggi, Radit dikenal sebagai pribadi yang tenang dan tidak pernah terlibat konflik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
zoom-in Makkiyati Sambil Menangis: Anak Saya Bukan Pembunuh
Tribunnews.com/Chaerul Umam
KASUS RADIT ARDIANSYAH - Sambil menangis, Makkiyati, ibunda dari Radit Ardiansyah, menegaskan bahwa anaknya tersebut bukan seorang pembunuh. Hal itu disampaikannya usai rapat dengan Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Makkiyati, ibunda dari Radit Ardiansyah, menegaskan bahwa anaknya tersebut bukan seorang pembunuh.
  • Sambil menangis, Makkiyati menegaskan bahwa putranya bukan sosok yang seperti dituduhkan.
  • Menurutnya, sejak kecil hingga menempuh pendidikan tinggi, Radit dikenal sebagai pribadi yang tenang dan tidak pernah terlibat konflik.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Makkiyati, ibunda dari Radit Ardiansyah, menegaskan bahwa anaknya tersebut bukan seorang pembunuh.

Sambil menangis, Makkiyati menegaskan bahwa putranya bukan sosok yang seperti dituduhkan, membunuh mahasiswi Universitas Mataram bernama Made Vaniradya Puspa Nitra (19), yang merupakan kekasih Radit.

Baca juga: Isak Tangis Makkiyati Pecah, Bantah Radit Ardiansyah Pelaku Pembunuhan Vira di Pantai Nipah Lombok

“Iya, saya sebagai ibunya Radit. Radit dari SD sampai sekarang dia kuliah, dia ndak pernah berkelahi dengan siapapun. Dia ndak pernah punya masalah, dia anak yang patuh dan taat,” kata Makkiyati, usai rapat dengan Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, sejak kecil hingga menempuh pendidikan tinggi, Radit dikenal sebagai pribadi yang tenang dan tidak pernah terlibat konflik.

Baca juga: Akhir Tragedi Pembunuhan dalam Koper: WNA AS Dideportasi dari Bali setelah 18 Tahun Bui

Dia menilai tuduhan yang diarahkan kepada anaknya sangat bertolak belakang dengan karakter yang selama ini ia kenal.

Rekomendasi Untuk Anda

“Batin saya sebagai seorang ibu, sampai detik ini tidak percaya kalau anak saya melakukan hal sebesar itu,” katanya sambil menahan tangis.

Makkiyati juga menegaskan keyakinannya bahwa sang anak tidak bersalah atas tuduhan yang disematkan.

“Anak saya bukan pembunuh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Makkiyati juga meminta Komisi III DPR hingga presiden untuk memberi atensi terhadap proses hukum yang sedang menimpa putranya.

Kasus Tewasnya Mahasiswi Universitas Mataram

Teka-teki terkait kematian Ni Made Vaniradya Puspa Nitra (19) di Pantai Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara akhirnya terjawab.

Vani-sapaannya, merupakan seorang mahasiswi Universitas Mataram yang ditemukan tewas mengenaskan, dengan kondisi badan telungkup di tepi pantai Nipah pada Rabu (27/8/2025) dini hari. 

Sebelumnya diakui sang pacar, Radiet Ardiansyah, mereka berdua menjadi korban penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) di Pantai Nipah saat tengah menikmati senja di Pantai Nipah, Lombok Utara.

Radit saat itu ditemukan di lokasi berjarak sekitar 200 meter dari penemuan jasad Vani.

Radit menderita luka-luka di sekujur tubuhnya.

Baca juga: Motif Pembunuhan Siswi SMA di Malang, Pelaku dan Korban Baru Kenal Desember 2025

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas