Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasus Bocah Tewas di Rohul Diduga Dianiaya Ibu, Rumah Ditutup 2 Hari Sebelum Didobrak Warga

Rumah tertutup dua hari, bocah di Rohul ditemukan tewas diduga dianiaya ibu kandung. Pelaku disebut sempat kesurupan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Kasus Bocah Tewas di Rohul Diduga Dianiaya Ibu, Rumah Ditutup 2 Hari Sebelum Didobrak Warga
ISTIMEWA
Pelaku yang merupakan ibu korban diamankan pihak kepolisian Polsek Kunto Darussalam. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Rohul, Riau, digegerkan tewasnya bocah 11 tahun yang diduga dianiaya ibu kandungnya sendiri 
  • Rumah keluarga korban diketahui tertutup rapat selama dua hari sebelum warga mendobrak pintu dan menemukan korban sudah meninggal 
  • Pelaku disebut sempat mengalami kesurupan dan kini menjalani pemeriksaan kejiwaan polisi

 

TRIBUNNEWS.COM, RIAU - Duka masih menyelimuti warga Dusun Kelampaian, Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau

Warga masih membicarakan tragedi meninggalnya bocah perempuan bernama Amira Azzahra yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh ibu kandungnya sendiri, Djasmina Raihan Elisa.

Peristiwa memilukan itu terjadi di rumah pekerja kebun di kawasan Kebun Delima.

Rumah papan yang ditempati keluarga korban berada di deretan rumah pekerja kebun yang saling berdempetan.

Warga mengaku tidak menyangka rumah nomor 5 tersebut menyimpan tragedi yang membuat satu kampung terpukul.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada Selasa (19/5/2026) malam, warga bahkan menggelar tahlilan hari ketujuh untuk mengenang korban.

Mandor kebun, Dadang, masih mengingat jelas detik-detik warga mendobrak pintu rumah, Rabu (14/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca juga: Kopda Feri Dituntut 10 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI di Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Saat pintu dibuka paksa, warga mendapati ibu korban, Djasmina Raihan Elisa, bersama suaminya Wahyu, korban Amira Azzahra, serta kakak korban berada di dalam rumah.

“Saat pintu rumah kami dobrak, korban sudah meninggal. Posisi ibunya menduduki tubuh korban sambil memegang rambut korban,” ujar Dadang kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (19/5/2026).

Tetangga korban, Candra, mengatakan kakak korban saat itu memegang tangan korban sementara sang ayah hanya terdiam.

Warga mulai curiga karena selama dua hari sebelum kejadian rumah tersebut selalu tertutup rapat.

Pintu dan jendela tidak pernah dibuka, bahkan gordennya selalu tertutup.

Padahal, menurut warga, korban sebelumnya terlihat sehat.

Pada pagi hari sebelum kejadian, korban masih sempat bermain handphone seperti biasa.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas