Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemerintah Diminta Prioritaskan Jaring Pengaman Sosial dalam Situasi Ekonomi 'Mode Perang'

Jumhur Hidayat mengatakan dalam situasi ekonimo mode perang, kebijakan fiskal pemerintah tidak bisa dijalankan seperti dalam kondisi normal. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Dewi Agustina

Secara psikologis, masyarakat cenderung menahan belanja dan hanya memprioritaskan kebutuhan pokok seperti sembako. 

Jika kondisi tersebut terjadi secara luas, maka penurunan permintaan akan berdampak langsung pada industri dan berpotensi memperdalam perlambatan ekonomi.

Sebab itu, ia mengingatkan agar setiap alokasi anggaran pemerintah dipertimbangkan secara sangat serius. Dalam situasi normal, pola belanja negara bisa berjalan seperti biasa. 

Namun dalam “mode perang”, pendekatan anggaran harus lebih selektif dan difokuskan pada kebutuhan mendesak yang menyentuh langsung daya tahan ekonomi rakyat.

Anthony juga menyinggung pos anggaran seperti impor mobil bernilai puluhan triliun rupiah yang, dalam situasi krisis, menurutnya lebih tepat dialihkan untuk memperkuat perlindungan sosial dan ketahanan ekonomi masyarakat. 

Program-program besar pemerintah pun dinilai perlu diseleksi ulang agar tepat sasaran, termasuk program makan bergizi yang harus benar-benar menyasar kelompok paling membutuhkan.

Sejalan dengan itu, Jumhur kembali menekankan bahwa dalam ekonomi “mode perang”, setiap rupiah anggaran negara harus dipastikan efektif menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat dari dampak krisis global.

Rekomendasi Untuk Anda

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas