Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Program MBG Disorot, Pakar Sebut Kasus Keracunan Siswa Jadi Alarm Kesehatan

Program yang digagas untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah mendapat perhatian dari kalangan kesehatan masyarakat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Program MBG Disorot, Pakar Sebut Kasus Keracunan Siswa Jadi Alarm Kesehatan
Tribunnews/Jeprima
PROGRAM MBG - Pengamat kebijakan kesehatan sekaligus dokter epidemiologi kesehatan lingkungan, Dicky Budiman, mengatakan program MBG merupakan kebijakan yang memiliki tujuan penting bagi kesehatan anak dan ketahanan pangan keluarga. 

Risiko Program Berskala Besar

Program MBG dirancang untuk menjangkau puluhan juta anak di seluruh Indonesia.

Dengan target lebih dari 80 juta penerima manfaat, program ini menjadi salah satu program pangan sekolah terbesar di dunia.

Dalam perspektif kesehatan masyarakat, intervensi dengan skala sebesar ini memerlukan pengawasan yang sangat kuat.

Hal ini karena kesalahan dalam pengelolaan makanan dapat menimbulkan risiko sistemik yang berdampak luas.

Karena itu, evaluasi dan pemantauan kesehatan masyarakat dinilai harus menjadi bagian utama dari program tersebut.

“Monitoring epidemiologis dan evaluasi program itu harus jadi komponen inti, bukan sekadar pelengkap,” jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Banyak Faktor Pemicu Keracunan

Keracunan makanan dalam program pangan massal dapat dipicu oleh berbagai faktor.

Mulai dari pengolahan makanan yang tidak higienis, dapur yang belum tersertifikasi, hingga distribusi makanan yang terlalu lama sebelum dikonsumsi.

Dalam kajian epidemiologi, faktor-faktor tersebut sering menjadi penyebab utama terjadinya wabah keracunan makanan dalam skala besar.

Karena itu, pengawasan terhadap seluruh rantai produksi makanan menjadi hal yang sangat penting.

Mulai dari proses memasak, penyimpanan, hingga distribusi makanan ke sekolah.

Dengan pengawasan yang baik, risiko keracunan makanan dalam program MBG diharapkan dapat diminimalkan sehingga tujuan utama program untuk meningkatkan kesehatan anak tetap dapat tercapai.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas