Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kapan Lebaran Versi Pemerintah dan Muhammadiyah Tahun 2026? Ini Jadwalnya

Jadwal lebaran versi pemerintah dan Muhammadiyah tahun 2026 berpotensi berbeda, simak jadwal Hari Raya Idul Fitri tahun ini berikut ini.

zoom-in Kapan Lebaran Versi Pemerintah dan Muhammadiyah Tahun 2026? Ini Jadwalnya
/DANIL SIREGAR
SHOLAT IDUL FITRI - Ribuan umat islam melaksanakan Sholat Idul Fitri 1440 H di Masjid Raya, Medan, Sumatera Utara, Rabu (5/6/2019). Simak jadwal lebaran Hari Raya Idul Fitri tahun 2026. 

TRIBUNNEWS.COM - Lebaran Hari Raya Idul Fitri diperingati setiap tanggal 1 Syawal.

Pada tahun ini, momen lebaran Idul Fitri akan sedikit berbeda.

Pasalnya penetapan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 versi pemerintah dengan versi Muhammadiyah terdapat perbedaan.

Sebelumnya penetapan waktu awal puasa dari versi Muhammadiyah dan pemerintah juga mengalami perbedaan.

Lalu kapan jadwal lebaran Idul Fitri tahun 2026 menurut pemerintah dan Muhammadiyah?

Mengutip laman resmi Muhammadiyah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Muhammadiyah menetapkan jadwal Lebaran melalui metode hisab (perhitungan astronomi).

Baca juga: Pengumuman Hasil Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Hari Ini, Berikut Link dan Rincian Jadwalnya

Sementara menurut versi pemerintah berdasarkan kalender penanggalan Islam, tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal ini juga diperkuat dengan pengumuman hasil sidang Isbat yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI pada hari ini, Kamis 19 Maret 2026.

Kementerian Agama resmi menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada tanggal 21 Maret 2026.

Maka dapat dipastikan waktu Lebaran Idul Fitri versi Muhammadiyah dan pemerintah mengalami perbedaan, yaitu selisih 1 hari.

Baca juga: Niat Sholat Idul Fitri sebagai Imam dan Makmum, Bacaan Arab Latin dan Arti

Kenapa Waktu Lebaran Versi Pemerintah dan Muhammadiyah Berbeda Tahun Ini?

Perbedaan waktu lebaran Idul Fitri ini terjadi, karena metode yang digunakan tidak sama.

Muhammadiyah memakai metode hisab dengan prinsip wujudul hilal, yaitu berdasarkan perhitungan posisi bulan secara matematis.

Sedangkan pemerintah bersama Nahdlatul Ulama menggunakan metode rukyat yang dikombinasikan dengan hisab, dengan syarat tertentu seperti tinggi hilal dan jarak sudut tertentu.

Maka apabila hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari.

Meski berpotensi berbeda satu hari, perbedaan ini merupakan hal yang biasa terjadi di Indonesia dan tetap dapat disikapi dengan saling menghormati.

Baca juga: Tim Rukyatul Hilal Kemenag: Secara Hisab, Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Tradisi Lebaran di Indonesia

  • Mudik

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas