Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tunggu Arahan dari Prabowo
Mendagri menyebut kebijakan WFH satu hari dalam sepekan bagi ASN dan pekerja swasta kini tinggal menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Kebijakan WFH satu hari dalam sepekan bagi ASN dan pekerja swasta kini tinggal menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto.
- Mendagri Tito Karnavian memberikan jaminan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di daerah tidak akan terganggu oleh rencana kebijakan tersebut.
- Ia menyebut Kemendagri mempunyai rekam jejak yang baik dalam mengelola pegawai saat pembatasan mobilitas pada masa pandemi.
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan, kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja swasta kini tinggal menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Setelah ada arahan Bapak Presiden, baru nanti diumumkan resmi. Sabar-sabar saja," ujar Tito saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Ia pun memberikan jaminan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di daerah tidak akan terganggu oleh rencana kebijakan tersebut.
Kebijakan yang bertujuan untuk efisiensi konsumsi BBM ini dipastikan tetap mengedepankan operasional layanan esensial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Nggak masalah kalau saya. Saya yakin nggak akan masalah. Karena ini bukan pengalaman pertama ini. Ini pada waktu zaman Covid itu kan WFH bahkan sempat hanya WFO-nya hanya 25 persen," tuturnya.
Tito menyatakan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempunyai rekam jejak yang baik dalam mengelola pegawai saat pembatasan mobilitas pada masa pandemi.
Menurutnya, roda pemerintahan tetap berjalan efektif meski mayoritas pegawai bekerja dari rumah.
"Kemendagri itu 25 persen, WFO jalan juga. Jadi, bukan sesuatu yang baru, tapi kita punya pengalaman," tegasnya.
Terkait kesiapan di tingkat daerah, Tito menyatakan bahwa pemerintah daerah (pemda) juga sudah memiliki pengalaman serupa.
Namun, dirinya akan memberikan instruksi khusus bagi para kepala daerah yang baru menjabat.
"No problem. Ya, pemda juga ada banyak pengalaman. Cuma mungkin karena daerah ini ada kepala daerah baru, nanti saya akan kasih penjelasan pada mereka," ucapnya.
Baca juga: Mendagri Tito Jamin Pelayanan Publik Aman Meski Pemda Terapkan WFH 1 Hari
Meski WFH akan diterapkan secara luas, Tito mengingatkan bahwa sektor-sektor vital tidak diperbolehkan menghentikan layanan tatap muka demi keselamatan dan kebutuhan publik.
"Hal-hal yang esensial seperti angkutan, kemudian yang melayani emergensi, rumah sakit, kebersihan harus tetap jalan," tegasnya.
Pantau GPS ASN
Tito menegaskan akan mengaktifkan sistem pengawasan ketat melalui GPS untuk memastikan ASN tetap berada di rumah selama jam kerja dan tidak menambah mobilitas yang justru memicu pemborosan energi.
"Mungkin salah satunya nanti, mungkin, salah satunya bisa saja, Mekanisme SIMPEG itu yang kita pakai," terangnya.