Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tunggu Arahan dari Prabowo
Mendagri menyebut kebijakan WFH satu hari dalam sepekan bagi ASN dan pekerja swasta kini tinggal menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Tito menyebut bahwa mekanisme itu pernah sukses diterapkan saat pandemi Covid-19.
Petugas piket bisa memantau secara real-time keberadaan ASN melalui Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG).
"Jadi begitu, Untuk menjaga, karyawan itu betul-betul working from home, dia ada di rumah, Supaya nggak lari-lari ke mana-ke mari yang nanti malah nambah BBM," tegasnya.
Ia menambahkan, ketika sistem ini berjalan, perangkat komunikasi pegawai wajib dalam kondisi aktif dan melaporkan lokasi terkini sebagai syarat absensi.
"Handphone wajib on, Dari situ nanti petugas piket bisa ngetahui lokasinya, GPS-nya harus dibuka, Jadi lokasinya kalau ketahuan dia jalan-jalan akan ketahuan gitu," sambungnya.
Wacana Penerapan WFH
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meminta anak buahnya mengkaji skenario penerapan WFH dan pengurangan hari kerja guna menekan konsumsi BBM.
"Kita bersyukur, kita aman, tetapi kita juga harus tetap berupaya mengurangi konsumsi BBM kita," ujar Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).
Prabowo mengatakan, skenario itu perlu dikaji sebagai antisipasi jika krisis ekonomi terjadi imbas perang di Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga minyak.
Lonjakan harga bahan baku energi akan berdampak pada berbagai sektor, termasuk harga pangan.
Ia mewanti-wanti semua pihak untuk tidak merasa terlalu aman tanpa kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan.
"Tapi, tentunya kita juga sekarang harus melakukan langkah-langkah yang proaktif," tuturnya.
Prabowo kemudian mencontohkan bagaimana Pemerintah Pakistan telah memandang situasi saat ini sudah kritis.
Ia menjelaskan, skenario yang diterapkan Pakistan meliputi pengurangan gaji pejabat negara dan DPR, mengurangi konsumsi BBM dan penggunaan mobil kementerian, sampai menerapkan WFH dan mengurangi hari kerja.
Menurut Prabowo, Indonesia juga pernah berhasil melewati masa krisis, yakni saat Pandemi Covid-19 yang memicu krisis ekonomi dan kesehatan di seluruh dunia.
"Dulu kita atasi Covid, dan kita berhasil. Kita mampu banyak bekerja dari rumah dengan efisien. Artinya, kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar," ucapnya.
(Tribunnews.com/Deni/Igman)
Baca tanpa iklan