Kepuasan Penumpang Kereta Api Tembus 92,1 Persen saat Mudik Lebaran 2026
Kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel kian menguat pada momentum arus mudik Lebaran 2026.
Penulis:
willy Widianto
Editor:
Wahyu Aji
Meski demikian, aspek harga masih menjadi perhatian. Sebanyak 47,7 persen responden menilai tarif kereta relatif mahal, sementara 40,9 persen lainnya menganggap harga berada pada kategori netral.
Riset tersebut juga mencatat dampak sosial positif dari penggunaan kereta api.
Sebanyak 32,3 persen responden menyebut kereta api mampu menghemat waktu perjalanan, 30,8 persen menilai dapat mengurangi kemacetan, 16 persen merasakan peningkatan keamanan, dan 15,5 persen menilai akses perjalanan menjadi lebih mudah.
Selain itu, komitmen terhadap lingkungan turut mempengaruhi pilihan masyarakat. Sebanyak 80,6 persen responden menyatakan aspek ramah lingkungan menjadi pertimbangan dalam menggunakan kereta api. Bahkan, 93,3 persen menilai kontribusi KAI dalam mendukung transportasi publik perkotaan sangat baik.
Tingkat loyalitas pengguna pun tergolong tinggi.
Baca juga: KAI Siap Patuhi Perintah Prabowo Soal Penataan Permukiman Kawasan Pinggir Rel KA Pasar Senen
Sebanyak 93,9 persen responden menyatakan akan kembali menggunakan kereta api, dan 93,5 persen lainnya bersedia merekomendasikan layanan KAI kepada kerabat maupun orang terdekat, menegaskan bahwa kepercayaan publik terhadap moda transportasi ini terus tumbuh secara berkelanjutan.
Baca tanpa iklan