Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tema Paskah 2026 dari PGI, Simak Isi Pesan Lengkapnya

PGI mengusung tema Paskah 2026 yakni "Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita", simak isi pesan lengkapnya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nurkhasanah
zoom-in Tema Paskah 2026 dari PGI, Simak Isi Pesan Lengkapnya
Tribun Medan/Danil Siregar
PASKAH - Umat Katolik mengikuti Misa Vigili Paskah atau malam tirakatan kebangkitan kristus di Gereja Katedral, Medan, Sabtu (19/4/2025). PGI mengusung tema Paskah 2026 yakni "Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita", simak isi pesan lengkapnya. 

Ringkasan Berita:
  • Paskah memperingati hari kebangkitan Yesus Kristus pada hari ketiga setelah penyaliban-Nya di bukit Golgota.
  • Tahun ini, Paskah jatuh pada hari Minggu, 5 April 2026.
  • Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) telah merilis tema dan pesan Paskah tahun 2026. 

TRIBUNNEWS.COM - Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) telah merilis tema Paskah tahun 2026. 

Paskah adalah hari raya terpenting dalam agama Kristen dan Katolik. 

Paskah memperingati hari kebangkitan Yesus Kristus pada hari ketiga setelah penyaliban-Nya di Bukit Golgota. 

Peristiwa ini disimbolkan sebagai kemenangan atas dosa dan kematian, serta memberikan harapan kehidupan baru bagi umat beriman. 

Tahun ini, Paskah jatuh pada hari Minggu, 5 April 2026.

Berdasarkan SKB 3 Menteri, rangkaian libur Paskah 2026 di Indonesia meliputi Jumat Agung (libur nasional) pada 3 April, Sabtu Suci pada 4 April, dan Minggu Paskah pada 5 April. 

Tema Paskah PGI 2026

Rekomendasi Untuk Anda

Tema Paskah 2026 dari PGI yakni “Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita” berdasarkan 2 Korintus 5:17: “Jadi, siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: Yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang“. 

Tema Paskah tersebut mengajak umat Kristiani untuk kembali merayakan dengan penuh syukur dan sukacita prakarsa dan karya Ilahi yang digerakkan cinta kasih untuk menghadirkan jalan baru menerobos kebuntuan dan kekacauan yang diakibatkan ulah manusia. 

Di dalam Kristus yang adalah gambar-Nya (Kol 1:15), Allah telah hadir sepenuhnya di dalam sejarah untuk memulihkan ciptaan-Nya. Tak terkecuali, manusia yang diciptakan menurut gambar-Nya diciptakan “ulang“ menjadi manusia baru. 

Baca juga: 50 Ucapan Selamat Paskah yang Bermakna, Penuh Harapan dan Doa

Isi Pesan Paskah PGI 2026

Tema Paskah PGI 2026
KRISTUS BANGKIT MEMBARUI KEMANUSIAAN KITA
(bdk. 2 Korintus 5:17)

Saudara-saudari seiman di dalam Yesus Kristus,

Saat ini kita memasuki Paskah 2026. Tema Paskah PGI tahun ini adalah “Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita” berdasarkan 2 Korintus 5:17: “Jadi, siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: Yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang“. Ketika berbicara tentang ciptaan baru, kita diingatkan kembali tentang ciptaan semula yang dinilai oleh Pencipta-Nya sendiri: “Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh sangat baik“ (Kej. 1:31). Ia memberkati manusia dan menyerahkan mandat untuk merawat ciptaan-Nya (1:28). Namun, Alkitab memberi gambaran sebaliknya tentang kegagalan manusia untuk merawat hidup yang dianugerahkan Tuhan, baik dalam relasi antara-pribadi, antar-keluarga, antar-bangsa, dan antar-ciptaan.

Tema Paskah kita mengajak kita kembali untuk merayakan dengan penuh syukur dan sukacita prakarsa dan karya Ilahi yang digerakkan cinta kasih untuk menghadirkan jalan baru menerobos kebuntuan dan kekacauan yang diakibatkan ulah manusia. Di dalam Kristus yang adalah gambar-Nya (Kol 1:15), Allah telah hadir sepenuhnya di dalam sejarah untuk memulihkan ciptaan-Nya. Tak terkecuali, manusia yang diciptakan menurut gambar-Nya diciptakan “ulang“ menjadi manusia baru. Ketika yang lama berlalu dan yang baru tiba, tercipta realitas kehidupan baru yang diarahkan kembali pada tujuan Allah. Dalam persekutuan dengan Kristus (Yunani: en Christo), terjadi transformasi manusia seutuhnya, mulai dari kedalaman eksistensinya yang paling personal hingga perubahan orientasi hidup dan perilakunya yang berdampak bagi keluarga, masyarakat dan lingkungan hidup. 

Paskah adalah peristiwa kemenangan iman saat Kristus yang bangkit memperdamaikan manusia dengan diriNya. Ia yang adalah Allah telah mengosongkan diri-Nya, mengambil rupa sebagai seorang hamba, menjadi seperti manusia, yang merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati di kayu salib (bnd. Fil. 2:7-8). Ketika Ia bangkit, Ia melunasi semua utang dosa yang melekat dalam diri manusia dan menjadikan manusia itu sungguh-sungguh ciptaan baru. Kebangkitan Kristus membuka jalan bagi pembaruan cara berpikir, bersikap, dan bertindak.

Kemanusiaan yang dibarui adalah kemanusiaan yang berlandaskan kasih, keadilan, perdamaian, solidaritas, dan penghormatan terhadap martabat setiap orang tanpa kecuali. Kristus yang bangkit memanggil kita keluar dari pola hidup lama yang menyuburkan sikap egois, kebencian, ketidakpedulian, ketidakadilan, dan kekerasan, menuju kepada kehidupan baru yang memancarkan kasih dan memanusiakan sesama serta menghargai seluruh ciptaan. Proses ini dimulai dari komunitas terkecil, keluarga sebagai ecclesia domestica (“gereja rumah tangga“). Di dalam keluargalah iman dipelihara, kasih dipraktikkan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang dibarui ditanamkan sejak dini. Di dalam ecclesia domestica, kebangkitan Kristus menjadi nyata melalui doa bersama, pendidikan iman, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama serta ciptaan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas