Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Mengaku Diminta Hapus Konten & Minta Maaf

Mediasi peluru nyasar Gresik buntu: Ibu korban mengaku diminta buat video minta maaf, Marinir sebut ada tuntutan ganti rugi Rp3,3 miliar.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Mengaku Diminta Hapus Konten & Minta Maaf
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
KASUS PELURU NYASAR – Ibunda Darrell (14), Dewi Murniati (tengah), didampingi pengacara Ali Yusuf (kiri) saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (2/4/2026). Dewi mengungkap kondisi tangan anaknya yang dipasang pen serta pengakuan adanya syarat hapus konten medsos dan video minta maaf dalam mediasi yang buntu. 

Terkait buntuya mediasi, ia menyebut pihak keluarga mengajukan tuntutan materiil dan immateriil sebesar Rp3,3 miliar untuk dua korban. Nilai tersebut dinilai pihak kesatuan tidak patut dan tidak berkeadilan.

Mengenai asal-usul peluru, Fauzi menekankan bahwa penyelidikan masih berjalan.

"Sampai saat ini belum bisa dipastikan apakah peluru tersebut berasal dari Korps Marinir atau bukan. Masih perlu pendalaman teknis lebih lanjut," pungkasnya.

Baca juga: Sosok Muhammad Suryo Bos Rokok Dipanggil KPK, Hadapi Hukum setelah Kecelakaan dan Istri Meninggal

Satu Korban Lain Pilih Jalur Damai

Sebagai informasi pembanding, pihak Marinir mengungkapkan bahwa kasus korban lain dalam insiden yang sama, Renheart Okto Hananya, telah selesai secara kekeluargaan pada Maret 2026.

Orang tua Renheart dilaporkan telah mencabut kuasa pendampingan dan sepakat untuk tidak melakukan tuntutan hukum setelah menerima bantuan pengobatan serta santunan dari kesatuan.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas