Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Makna Simbol Kelinci dan Telur dalam Perayaan Paskah, Apa Artinya?

Paskah merayakan kebangkitan Yesus Kristus dan identik dengan simbol kelinci serta telur yang penuh warna dan sukacita.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Makna Simbol Kelinci dan Telur dalam Perayaan Paskah, Apa Artinya?
Tribun Medan/Danil Siregar
MISA PASKAH - Pastor Jameslin Damanik (tengah) memimpin Misa Vigili Paskah atau malam tirakatan kebangkitan kristus di Gereja Katedral, Medan, Sabtu (19/4/2025). Paskah merayakan kebangkitan Yesus Kristus dan identik dengan simbol kelinci serta telur yang penuh warna dan sukacita. 

Anak-anak akan membuat "sarang" tempat kelinci ini bisa meletakkan telur-telur berwarna-warni yang menjadi hadiah mereka saat Paskah tiba.

Makna Telur Paskah

Melansir Britannica, telur dianggap sebagai simbol regenerasi dan kehidupan baru sejak zaman pra-Kristen dan pra-modern.

Konsep ini kemudian diadopsi oleh umat Kristen awal sebagai lambang kebangkitan Yesus Kristus dari kematian.

Hari Paskah sendiri memperingati kebangkitan Yesus setelah wafat di kayu salib, dan telur sebagai bentuk kehidupan baru yang keluar dari cangkangnya, menjadi representasi dari peristiwa spiritual ini.

Di sisi lain, Nadieszda Kizenko, direktur studi agama di Universitas di Albany, menjelaskan mengapa telur menjadi identik dengan Paskah.

"Jika Anda melihat telur untuk pertama kalinya, Anda mungkin mengharapkan seekor binatang keluar darinya dengan waktu yang mengejutkan, yang mengacu pada kebangkitan Yesus yang tidak terduga," kata Nadieszda Kizenko.

Hal ini bermakna adanya kehidupan baru pada Hari Paskah.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, menurut BBC, pada masa lalu, gereja melarang umatnya untuk mengonsumsi makanan tertentu selama masa Prapaskah, termasuk daging, anggur, keju, susu, dan telur.

Masa Prapaskah merupakan periode sekitar enam minggu sebelum Paskah, di mana umat menjalani puasa dan pertobatan.

Namun, ayam tetap bertelur selama masa itu, sehingga telur-telur tersebut dikumpulkan dan dihias menjelang Paskah.

Kemudian, tradisi menghias telur ini berkembang menjadi kegiatan populer yang hingga kini masih dilakukan, terutama oleh anak-anak.

(Tribunnews.com/Latifah/Yunita Rahmayanti)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas