Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Literasi Digital Makin Penting untuk Hadapi Maraknya Hoaks

Bangsa Indonesia tidak boleh memberi ruang bagi penyebaran informasi yang bersifat provokatif dan menyesatkan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
zoom-in Literasi Digital Makin Penting untuk Hadapi Maraknya Hoaks
Tribunnews.com/Eko Sutriyanto
PENTINGNYA LITERASI - Agus Andrianto saat peluncuran Gerakan Nasional Edukasi Anti-Disinformasi di Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026). Ia menegaskan pentingnya literasi digital dan kewaspadaan terhadap disinformasi yang dapat mengancam persatuan bangsa, serta mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga fondasi pembangunan nasional. 

“Ini bukan sekadar tradisi, tetapi momentum strategis untuk menyatukan langkah seluruh elemen Jagatara dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Jagatara DKI Jakarta, Deni Rafli, menilai bahwa disrupsi informasi telah menjadi tantangan serius yang berpotensi memperlebar polarisasi sosial di masyarakat.

Menurutnya, arus informasi yang sangat cepat di media sosial harus diimbangi dengan kemampuan literasi yang memadai agar tidak mudah terjebak dalam narasi provokatif.

“Disinformasi telah berkembang menjadi ancaman serius terhadap persatuan bangsa. Karena itu, Jagatara mengambil langkah konkret melalui edukasi publik yang terstruktur, masif, dan berkelanjutan,” ujar Deni.

Ia menjelaskan bahwa melalui gerakan ini, Jagatara akan menjalankan sejumlah program strategis, di antaranya edukasi literasi digital berbasis komunitas, pembentukan relawan anti-hoaks di berbagai daerah, penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, serta kampanye nasional untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap provokasi digital.

Deni menegaskan bahwa seluruh program tersebut juga merupakan bagian dari komitmen Jagatara dalam mendukung dan mengawal implementasi program-program strategis pemerintah agar berjalan efektif hingga ke tingkat masyarakat.

“Dukungan terhadap pemerintah harus diwujudkan dalam aksi nyata. Jagatara siap berperan aktif memastikan program-program pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kegiatan tersebut juga dihadiri pimpinan Jagatara dari berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Riau, Aceh, dan wilayah lainnya. Kehadiran para perwakilan ini menunjukkan kuatnya jaringan organisasi dalam memperluas jangkauan gerakan nasional berbasis masyarakat.

Dengan diluncurkannya Gerakan Nasional Edukasi Anti-Disinformasi ini, Jagatara menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat ketahanan sosial, serta mendukung keberhasilan agenda pembangunan nasional di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas