Literasi Digital Makin Penting untuk Hadapi Maraknya Hoaks
Bangsa Indonesia tidak boleh memberi ruang bagi penyebaran informasi yang bersifat provokatif dan menyesatkan.
Penulis:
Eko Sutriyanto
Editor:
Willem Jonata
“Ini bukan sekadar tradisi, tetapi momentum strategis untuk menyatukan langkah seluruh elemen Jagatara dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” katanya.
Sementara itu, Ketua Jagatara DKI Jakarta, Deni Rafli, menilai bahwa disrupsi informasi telah menjadi tantangan serius yang berpotensi memperlebar polarisasi sosial di masyarakat.
Menurutnya, arus informasi yang sangat cepat di media sosial harus diimbangi dengan kemampuan literasi yang memadai agar tidak mudah terjebak dalam narasi provokatif.
“Disinformasi telah berkembang menjadi ancaman serius terhadap persatuan bangsa. Karena itu, Jagatara mengambil langkah konkret melalui edukasi publik yang terstruktur, masif, dan berkelanjutan,” ujar Deni.
Ia menjelaskan bahwa melalui gerakan ini, Jagatara akan menjalankan sejumlah program strategis, di antaranya edukasi literasi digital berbasis komunitas, pembentukan relawan anti-hoaks di berbagai daerah, penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, serta kampanye nasional untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap provokasi digital.
Deni menegaskan bahwa seluruh program tersebut juga merupakan bagian dari komitmen Jagatara dalam mendukung dan mengawal implementasi program-program strategis pemerintah agar berjalan efektif hingga ke tingkat masyarakat.
“Dukungan terhadap pemerintah harus diwujudkan dalam aksi nyata. Jagatara siap berperan aktif memastikan program-program pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri pimpinan Jagatara dari berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Riau, Aceh, dan wilayah lainnya. Kehadiran para perwakilan ini menunjukkan kuatnya jaringan organisasi dalam memperluas jangkauan gerakan nasional berbasis masyarakat.
Dengan diluncurkannya Gerakan Nasional Edukasi Anti-Disinformasi ini, Jagatara menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat ketahanan sosial, serta mendukung keberhasilan agenda pembangunan nasional di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.
Baca tanpa iklan