Geger Temuan Rudal di Sumenep, Takalar, dan Kepulauan Anambas
Benda misterius menyerupai rudal di temukan di tiga wilayah berbeda di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.
Penulis:
Hasanudin Aco
Ringkasan Berita:
- Sepekan terakhir ditemukan benda asing menyerupai rudal di tiga wilayah berbeda yakni di Takalar, Sumenep, dan Kepulauan Anambas.
- Tiga wilayah itu letaknya berjauhan dan berbeda provinsi.
- Aparat masih meneliti jenis rudal tersebut namun temuan berbeda di Anambas dimana sebuah bintang kuning di atas latar belakang merah, menyerupai bendera Tiongkok, terlihat di salah satu bagian puing-puing tersebut.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Benda misterius menyerupai rudal di temukan di tiga wilayah berbeda di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.
Benda menyerupai rudal itu ditemukan warga di tiga lokasi yakni:
-
Di Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur
-
Di perairan Kepulauan Tanakeke, Kecamatan Mappasunggu, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan.
- Di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.
Temuan rudal di Sumenep
Penemuan benda mirip rudal pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Heri di pesisir Pantai Dusun Aeng Lombi, Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Benda misterius tersebut ditemukan di pesisir pantai dan memiliki ciri fisik mencolok serta mencurigakan.
Heri bercerita awal mula menemukan rudal itu.
Saat itu dia hendak mengecek perahunya.
Dalam perjalanan menuju lokasi, ia melihat benda asing terdampar di pinggir pantai.
“Air laut sempat pasang, jadi mungkin terbawa arus,” ujarnya dilansir dari Kompas.com.
Karena bentuknya tidak biasa dan dikhawatirkan berbahaya, Heri tidak berani mendekat.
Ia kemudian melaporkan temuannya kepada warga lain sebelum diteruskan ke pihak kepolisian.
Dari hasil pengamatan awal petugas kepolisian, benda tersebut memiliki bentuk lonjong menyerupai rudal.
“Di badan benda terdapat kode ‘Aug-05’. Ada dua lubang di bagian depan dan satu lubang di dekat sirip belakang,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi hingga ada kepastian terkait tingkat keamanan benda tersebut.
Baca tanpa iklan