Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Menlu Sugiono Ajak Filipina Borong Pesawat Buatan Indonesia

Sugiono mengatakan satu pembahasan dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Filipina Maria Theresa Lazaro adalah penguatan kerja sama pertahanan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Menlu Sugiono Ajak Filipina Borong Pesawat Buatan Indonesia
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
ALUTSISTA DALAM NEGERI - Menteri Luar Negeri RI Sugiono di Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026). Ia mendorong penguatan kerja sama pertahanan RI-Filipina. 
Ringkasan Berita:
  • Sugiono ingin memastikan keberlanjutan dan peningkatan kerja sama Indonesia dan Filipina dalam bidang pertahanan
  • Sugiono mendorong Filipina gunakan alat utama sistem persenjataan karya Indonesia
  • Indonesia membuka pintu lebar bagi Filipina untuk melakukan pengadaan alutsista lainnya dari produsen pertahanan dalam negeri

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono mengatakan satu pembahasan dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Filipina Maria Theresa Lazaro adalah penguatan kerja sama pertahanan.

Dalam hal ini, RI terus mendorong penggunaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) karya anak bangsa oleh negara tetangga tersebut.

Sebagai informasi Filipina sebelumnya telah membeli sejumlah pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang digunakan oleh Angkatan Udara Filipina untuk misi angkut, patroli, dan penerbangan ke daerah terpencil.

"Ada pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia yang dipakai oleh pihak Filipina dan itu yang terus ingin kita tingkatkan kerja samanya. Itu yang dimaksud dengan industri pertahanan tadi," kata Sugiono di Kantor Kemlu RI, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).

Dalam perbincangan tersebut, Sugiono ingin memastikan keberlanjutan dan peningkatan kerja sama di sektor ini.

Baca juga: Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Tolak Pungutan di Selat Hormuz, Sebut Langgar Aturan Internasional

Ia menyatakan bahwa Indonesia membuka pintu lebar bagi Filipina untuk melakukan pengadaan alutsista lainnya dari produsen pertahanan dalam negeri.

Meski demikian, seluruh proses tersebut tetap akan mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku di Filipina.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kemudian kita juga menawarkan kemungkinan-kemungkinan untuk mereka bisa procure alat pertahanannya dari Indonesia. Tentu saja itu semua melalui mekanisme internalnya dia," ucap Sugiono.

Baca juga: Sugiono Ungkap Rumitnya Lobi Iran: Janji Pejabat Pusat Tak Mempan di Selat Hormuz

Pada 2023 lalu, Angkatan bersenjata Filipina, Department of National Defense/Armed Forces of Philippines (DND/AFP) Filipina, membeli enam unit pesawat terbang NC212i buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

Enam pesawat itu dibeli seharga US$ 79 juta atau setara Rp 1,25 triliun. 

Pesawat NC212i merupakan pesawat angkut ringan dengan sistem avionik modern full glass cockpit dan autopilot, yang dilengkapi dengan winglet, ramp door dan memiliki ukuran kabin yang luas dibandingkan pesawat sekelasnya.

Sejak 2014, PTDI merupakan satu-satunya industri manufaktur pesawat terbang di dunia yang memproduksi pesawat NC212i.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas