Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Isu Reshuffle, Saat Jenderal Dudung Dipanggil Mendadak ke Istana

Hari ini berhembus kabar Presiden Prabowo akan melakukan resfhuffle (perombakan) anggota kabinet pemerintahannya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Isu Reshuffle, Saat Jenderal Dudung Dipanggil Mendadak ke Istana
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman dipanggil Presiden Prabowo ke Istana Kepresidenan Jakarta Kamis (4/9/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet hari ini.
  • Prabowo telah melakukan perombakan kabinet sebanyak tiga kali sejak menjabat presiden pada Oktober 2024.
  • Selasa (21/4/2026) sore, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dipanggil mendadak Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan RI di Jakarta.
  • Jenderal Dudung kabarnya satu diantara beberapa orang yang akan ditunjuk jadi pejabat baru di lingkaran pemerintahan Prabowo.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selasa (21/4/2026) sore pekan lalu, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dipanggil mendadak Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan RI di Jakarta.

"Oh semalam ditelepon oleh ajudan bahwa bapak menghadap Bapak Presiden jam 3 sore ini," ujar Dudung.

Dudung yang saat ini dipercaya sebagai Penasihat Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional itu tak tahu ihwal pemanggilannya.

"Biasanya beliau (presiden) kan suka minta saran masukan dari kita sebagai penasihat," ucapnya.

Reshuffle Kabinet

Hari ini, Senin (27/4/2026), berhembus kabar Presiden Prabowo akan melakukan resfhuffle (perombakan) anggota kabinet pemerintahannya.

Kabarnya Jenderal Dudung dipercaya akan menduduki Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru menggantikan Muhammad Qodari.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara Muhammad Qodari informasinya akan dipindahkan menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom.

Qodari akan mengisi pos yang selama ini dianggap 'kelemahan' pemerintahan Presiden Prabowo.

Pos lainnya  Kepala Badan Karantina kabarnya diisi Abdul Kadir Karding (mantan Menteri P2MI 2024‑2025).

Mantan Kepala PCO Hasan Nasbi akan ditunjuk menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Tribunnews.com telah menghubungi  Muhammad Qodari  mengenai informasi ini.

Sekretaris Kabinet  Teddy Indra Wijaya merespons mengenai isu perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

 Dia hanya menjawab singkat mengenai isu tersebut.

“Tunggu saja,” kata Teddy singkat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, soal perombakan kabinet akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas